Keluarga

7 Perbedaan Matcha dan Green Tea, dari Rasa hingga Kandungannya

7 Perbedaan Matcha dan Green Tea, dari Rasa hingga Kandungannya

MOMSMONEY.ID - Ada begitu banyak produk makanan-minuman yang punya cita rasa beragam, mulai dari matcha hingga green tea. Tapi, nyatanya, cukup banyak orang yang tak mengetahui apa perbedaan matcha dan green tea.

Sebenarnya, teh hijau merupakan nama lain dari green tea. Sementara green tea merupakan produk yang berbeda dari matcha.

Lantas, apa sajakah perbedaan matcha dengan green tea? Melansir dari Artful Tea, Art of Tea, dan Japo, simak sederet persamaan dan perbedaannya berikut ini.

Baca Juga: Ada yang Beraroma Buah, Ini Dia 7 Jenis Sambal Unik yang Ada di Berbagai Negara

Persamaan

Matcha dan green tea (teh hijau) sebenarnya merupakan produk minuman yang berasal dari tumbuhan yang sama, yakni Camellia sinensis. Tumbuhan ini asli dari China.

Saking populernya, matcha dan green tea tak hanya dijadikan sebagai minuman saja, tapi juga aneka makanan seperti es krim, kue, hingga aneka cokelat batang.

Perbedaan

1. Asal wilayah

Matcha dan green tea berasal dari tumbuhan yang sama, yakni Camellia sinensis. Tumbuhan ini asalnya dari China, tepatnya di kaki pegunungan Himalaya. Lama kelamaan, tumbuhan ini menyebar ke berbagai wilayah.

Yang membedakan matcha dan green tea adalah asal produksinya. Matcha diproduksi di Jepang dan telah menjadi bagian dari budaya, yakni minum matcha.

Sementara green tea asalnya dari China dan diproduksi di berbagai wilayah seperti China, Jepang, dan Vietnam.

Baca Juga: Ini Perbedaan Ayam Kampung dan Ayam Negeri dari Segi Tekstur hingga Warna

2. Metode pembuatan

Green tea dipanen dari tanaman Camellia sinensis yang telah dikeringkan secara alami di bawah sinar Matahari. Nantinya, daun ini akan ditumbuk kasar dan menghasilkan tekstur daun kering berpasir.

Matcha dipanen dari tanaman Camellia sinensis yang tidak dikeringkan. Kelak, daun tanaman ini akan ditumbuk dan digiling sehingga menghasilkan bubuk halus bernama bubuk matcha.

Khusus untuk matcha, tanaman Camellia sinensis yang diambil adalah bagian daunnya saja. Sementara green tea diambil daun, urat daun, hingga batangnya.

Matcha - Perbedaan Matcha dan Green Tea

Baca Juga: Kecap Asin vs Kecap Ikan, Berikut 4 Perbedaannya

3. Budidaya

Meski berasal dari tanaman yang sama, namun matcha dan green tea dibudidayakan secara berbeda.

Untuk membuat green tea, maka tanaman Camellia sinensis ditanam di lahan terbuka di bawah sinar Matahari langsung. Gunanya agar daun mengering secara alami.

Selama panen, green tea dipotong oleh mesin dan dikirim ke pabrik untuk dikukus dan dimasukkan ke mesin berputar untuk menghentikan fermentasi.

Sementara untuk membuat matcha, maka tanaman Camellia sinensis ditanam di tempat teduh yang tak boleh terkena sorot Matahari langsung selama 3 minggu sebelum dipanen.

Daun teh matcha dipanen dengan memilih daun teh hijau terbaik dari tanaman. Batang dan uratnya dibuang, dan daunnya ditumbuk menjadi bubuk matcha.

Baca Juga: Perbedaan Saus Tiram dan Saus Bumbu Rasa Tiram, Mana yang Lebih Enak?

4. Warna

Perbedaan matcha dan green tea juga terletak pada warnanya. Green tea cenderung memiliki warna hijau kusam dengan nada kecoklatan. Sementara Matcha berwarna hijau cerah.

Sebab, ada proses penjemuran langsung dengan Matahari yang mengakibatkan perubahan warna. Sebab, keteduhan dapat meningkatkan kadar klorofil daun sehingga mengubah warnanya menjadi lebih cerah.

5. Rasa

Meski mirip dan sering disalah-artikan, matcha dan green tea ternyata memiliki rasa yang cukup berbeda, lo.

Green tea memiliki kemungkinan rasa yang lebih beragam. Bisa cenderung terasa lebih segar, bisa lembut, terkadang muncul rasa pahit, berbunga, dan bersahaja. Ini bergantung pada proses cara pengolahannya.

Sementara matcha punya rasa yang lebih pekat, lembut, kaya, lebih manis, dengan tekstur yang berbusa.

Perbedaan Matcha dan Green Tea

Baca Juga: 4 Perbedaan Gochujang dan Gochugaru, Bumbu Pedas yang Hadir di Setiap Masakan Korea

6. Kadar kafein

Secara umum, green tea (teh hijau) mengandung kafein dengan kadar lebih rendah dari jenis teh lainnya. Kandungan kafein pada Green Tea adalah setengah dari kadar kafein pada kopi.

Di sisi lain, kadar kafein matcha sangat tinggi. Kafein pada matcha hampir setara dengan kadar kafein pada kopi.

7. Kandungan antioksidan

Matcha dan green tea sama-sama meiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Hanya saja, matcha memiliki antioksidan sedikit lebih banyak daripada green tea. Tahu apa alasannya?

Sebab, matcha mengandung lebih banyak kafein, maka bentuk tehnya pun jadi lebih pekat dan kadar antioksidannya pun lebih tinggi.

Baca Juga: Garlic Salt dan Garlic Powder, Ini Sederet Perbedaan Fungsi dalam Masakan

Kesimpulan

Green Tea

  • Asalnya dari Cina. Tumbuh dan diproduksi di berbagai negara seperti Vietnam, Jepang, hingga Korea
  • Tanaman dibudidayakan di lahan terbuka yang terkena sinar matahari langsung agar mengering alami.
  • Rendah kafein
  • Antioksidan tinggi
  • Diolah menggunakan daun utuh (daun, urat daun, batang) dari tanaman Camellia sinensis
  • Untuk menghentikan proses oksidasi, biasanya daun direbus atau dikukus
  • Punya rasa yang lebih beragam. Terkadang menyegarkan, terasa lembut, ringan, hingga punya sensasi rasa buah.

Matcha

  • Berasal dari tanaman Camellia sinensis asal China, namun diproduksi di Jepang.
  • Tanaman dibudidayakan di lahan teduh selama 3 minggu sebelum panen.
  • Daun dikukus dan digiling sampai menjadi bubuk halus
  • Bubuk matcha ditambahkan air panas agar bisa menjadi olahan makanan & minuman
  • Mengandung kafein tinggi
  • Mengandung antioksidan tinggi
  • Memiliki rasa yang halus dan lebih manis.

Itu dia sederet perbedaan matcha dan green tea. Kini, Anda tak perlu bingung lagi ketika ingin membeli kedua produk ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News