HOME, Keluarga

Punya Bulu Panjang yang Sama, Ini Letak Perbedaan Kucing Anggora dan Persia

Punya Bulu Panjang yang Sama, Ini Letak Perbedaan Kucing Anggora dan Persia

MOMSMONEY.ID - Baik kucing anggora maupun persia, keduanya sama-sama merupakan hewan peliharaan yang diminati banyak orang. Namun, beberapa orang masih menganggap keduanya sama saja, karena cirinya yang sama-sama memiliki bulu panjang dan lebat.

Padahal, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda mulai dari fitur wajah hingga tingkat aktivitasnya.

Perbedaan ini cukup signifikan, sehingga sangat bermanfaat untuk Anda sedang mempertimbangkan untuk memilih di antara keduanya, Anda perlu mengetahui beberapa perbedaan ini.

Soalnya, perbedaan ini akan berpengaruh pada cara kucing beradaptasi dan cara Anda memberikan perawatan. Nah, berikut 4 perbedaan kucing anggora dan persia.

Baca Juga: Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Merawat Kura-Kura dan Penyu

Fitur Wajah dan Fisik

Sebenarnya letak perbedaan paling terlihat pada wajahnya. Kucing persia  memiliki wajah dan hidung yang datar seperti wajah kucing yang sedang cemberut.

Kucing persia memiliki mata yang lebih besar dan bundar tetapi terletak berjauhan dan telinganya rendah dekat dengan kepala.

Di bagian wajahnya, terdapat lipatan antara hidung dan mata yang besar, ini menyebabkan epifora yang dapat menodai area wajahnya.

Epifora merupakan kondisi ketika produksi air mata berlebih sampai membasahi wajah. Kepala dan telinganya lebih bulat daripada kucing anggora.

Sementara itu, kucing anggora memiliki wajah dan hidung seperti kucing pada umumnya. Hidungnya panjang dengan kepala berbentuk baji yang halus. Matanya anggora juga besar, tetapi berbentuk almon sedikit menyudut ke atas, dan tajam. Telinganya juga berdekatan, tegak, dan lebih panjang.

Mengenai kedua tubuh ras kucing tersebut, kucing persia memiliki tubuh dan kaki yang lebih pendek, serta bulat. Ekornya juga lebih pendek, tetapi berbulu tebal.

Sementara kucing anggora memiliki tubuh ramping dan kaki yang lebih panjang. Kendati demikian, persia dapat memiliki ukuran yang lebih besar, yakni 7 kg daripada kucing anggora yang mencapai 6 kg dengan cara perawatan yang sama.

Bulu persia secara umum lebih lebat dan padat. Hampir semua bagian tubuhnya tertutup oleh bulu. Sementara kucing anggora memiliki bulu yang panjang yang tak selebat milik persia. Namun, di bagian ekornya, bulu bisa sangat lebar merumbai.

Karakter

Kucing persia sebenarnya cukup pendiam dan cuek, mereka menyukai ketenangan, dan segala perlakuan lembut.

Mereka tidak menuntut perhatian penuh, tetapi dengan senang hati menikmati saat Anda membelainya. Karena, menyukai ketenangan, kucing ini menjadi cenderung kurang aktif. Mereka menyukai berbaring di salah satu tempat ternyamannya atau berdiam diri di ambang jendela.

Sementara kucing anggora suka menyapa orang-orang di rumahnya. Mereka bermain dengan aktif, suka memanjat, berburu, dan mengeong lebih keras dibanding kucing persia. Kucing anggora suka mencari perhatian, tetapi mereka tidak menyukai petting berlebihan.

Dilansir dari Favcats.com, dari karakteristik di atas, kucing persia tidak dapat mentolerir kehadiran anak-anak, terutama jika mereka tidak menghargai ruang mereka dan kebutuhan mereka akan ketenangan.

Sementara kucing anggora lebih menerima hidup berdampingan dengan anak-anak. Meskipun, Anda tak bisa membiarkan keduanya berduaan saja tanpa pengawasan orang dewasa.

Baca Juga: Jenis-Jenis Makanan Manusia Ini Aman untuk Diberikan ke Kucing

Kondisi Kesehatan

Kendati keduanya sebagian besar sehat, tetapi kucing anggora dan kucing persia cukup rentan terserang penyakit.

Baik kucing persia dan anggora memiliki kecenderungan untuk menderita gangguan ginjal, khususnya yang disebut penyakit ginjal polikistik.

Sesuai dengan namanya, muncul kista pada ginjal yang berujung pada kolapsnya fungsi ginjal hingga kematian.

Kucing anggora dan persia juga dapat mengalami masalah kondisi jantung yang dikenal sebagai kardiomiopati hepertrofik, yang menyebabkan penebalan otot jantung.

Selain itu, khususnya kucing persia, akan mungkin terserang masalah pernapasan karena bentuk hidungnya yang rata. Mata persia yang besar juga rentan terhadap infeksi karena produksi air mata berlebih.

Perawatan

Sebelumnya telah disebutkan bahwa kucing persia memiliki bulu yang lebih lebat dan padat, maka Anda perlu menyisir rambutnya lebih sering untuk mengatasi kusut dan mengurangi kerontokan.

Di sisi lain, kucing anggora hanya perlu beberapa kali penyisiran rambut karena rambutnya tidak terlalu lebat. Kucing persia juga perlu mandi setiap bulan lebih sering dibanding kucing anggora.

Untuk makanan, kucing anggora tidak terlalu pilih-pilih, tetapi kucing persia perlu menyesuaikan diri dan cenderung pilih-pilih makanan.

Khusus untuk kucing persia, makanannya harus menutrisi bulu-bulunya supaya tidak mudah rontok, yakni makanan yang tinggi protein, serat, dan rendah lemak.

Karena kucing anggora lebih aktif dan suka bermain, Anda perlu meluangkan waktu untuk mengajaknya bermain-main di rumah.

Permainan berburu adalah hal yang disenanginya. Maka, memberikan mainan tikus-tikusan akan sangat menyenangkan untuknya.

Sedangkan untuk kucing persia, Anda dapat menyediakan tempat-tempat nyaman untuknya berbaring atau berdiam diri menikmati suasana.

Selanjutnya: Kenali 7 Tanda-Tanda Kehidupan Kucing akan Berakhir

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News