Tak Perlu Panik Hadapi Kucing yang Diare, Ini 5 Cara Mengatasinya

Sumber: Petmd,Daily Paws
Minggu, 05 Desember 2021 | 08:15 WIB
Tak Perlu Panik Hadapi Kucing yang Diare, Ini 5 Cara Mengatasinya

MOMSMONEY.ID - Kucing peliharaan terkadang tak bisa dipantau selama 24 jam penuh. Anda mungkin akan terkejut bila mendapati kucing kesayangan Anda tiba-tiba terkena diare. Ini bisa jadi merupakan sebuah tanda dari suatu penyakit tertentu. Namun, Anda tak perlu khawatir.

Masalah diare pada kucing sebenarnya dapat ditangani dengan mudah asal Anda tak terlambat menyadarinya. Mula-mula, Anda harus mengetahui apakah kucing Anda benar-benar mengalami diare atau tidak. Dilansir dari Dailypaws.com, kucing biasanya buang air besar setidaknya setiap 24 jam hingga 36 jam, terkadang dua kali sehari. Jika di luar waktu itu atau jumlah buang air besar lebih dari itu, tandanya kucing mengalami diare. Diare juga dapat berupa kotoran yang berupa tumpukan konsistensi krim cairan atau genangan cairan.

Baca Juga: Tak Hanya Hairball, Ini 4 Kemungkinan Lain Penyebab Kucing Muntah-Muntah

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jika kucing Anda mengaklami diare yang relative ringan, tidak muntah, makan dan minum tetap baik, Anda dapat memberikan penanganan mandiri untuk mengatasi diare pada kucing. Dilansir dari Petmd.com, berikut adalah 5 cara untuk mengatasi diare pada kucing.

Berikan Makanan Rendah Serat

Kucing yang sering mengalami diare dapat diatasi dengan diet rendah serat. Jika kucing Anda tidak mengalami diare tetapi banyak mengeluarkan tinja, diet rendah serat juga dapat dicoba. Cari makanan yang mudah dicerna kucing dan memiliki tingkat serat kasar sekitar 3% yang tercantum pada kemasannya.

Ganti Makanan Kucing Anda

Penyebab diare pada kucing bisa jadi karena makanan yang dia konsumsi. Makanan yang menyebabkan diare bisa jadi telah terkontaminasi parasite atau bakteri. Bisa jadi juga kucing intoleran atau alergi dengan salah satu bahan makanan baru yang dia coba. Anda dapat menggantinya dengan makanan baru atau jenis makanan lama untuk mengatasi masalah pencernaan kucing. Anda juga dapat mengganti makanan dengan jenis makanan rendah antigen yang tersedia melalui dokter hewan dan makanan yang terbuat dari sumber protein baru.

Baca Juga: Ini 5 Bau yang Sangat Dibenci Kucing

Dorong Asupan Air

Kucing yang mengalami diare, perlu minum air dalam jumlah yang cukup banyak untuk mencegah dehidrasi. Anda harus memastikan mangkuk air minumnya terus terisi dengan air bersih dan segar. Pertimbangkan juga untuk memberinya makanan basah untuk menambah asupan air tanpa harus memaksa kucing untuk minum. Anda juga dapat mencampurkan satu atau dua sendok air hangat ke dalam makanan basahnya.

Beri Suplemen Probiotik dan Obat Anti Diare

Saat kucing mengalami diare, artinya populasi bakteri yang baik di dalam saluran usus kucing sedang terganggu. Suplemen probiotik dapat membantu mengembalikan populasi bakteri usus kucing menjadi normal. Pilih probiotik yang direkomendasikan dokter hewan untuk diberikan kepada kucing Anda. Obat diare juga dapat diberikan asal itu berasal dari rekomendasi dokter hewan. Intruksi dosis obat  diare sekitar 1 sendok teh per 5 pon berat badan kucing.

Hubungi Dokter Hewan

Jika hal-hal yang disebutkan sebelumnya telah Anda lakukan, tetapi kucing tetap mengalami diare, Anda dapat membawa kucing periksa ke dokter hewan. Dokter hewan akan membutuhkan informasi tentang lingkungan, diet, obat-obatan, riwayat penyakit, dan latar belakang kucing Anda. Maka, jangan lupa untuk membawa sampel diarenya untuk membantu dokter mendiagnosis.

Selanjutnya: Harga emas Antam tak bergerak di level Rp 932.000 per gram pada hari ini (5/12)

Editor: Anggi Miftasha
Terbaru