ads

Pekerja Tidak Tetap Perlu Sisihkan Dana Usaha dan Dana Darurat

Reporter: Francisca Bertha Vistika
Senin, 25 Juli 2022 | 09:56 WIB
Pekerja Tidak Tetap Perlu Sisihkan Dana Usaha dan Dana Darurat

ILUSTRASI. Karyawan kontrak sebaiknya mengalokasikan pendapatannya tidak hanya untuk dana darurat, tetapi juga dana usaha


MOMSMONEY.ID-Sebagai seorang pekerja tidak tetap alias freelancer, ada baiknya Anda menyisihkan gaji untuk dana darurat terlebih dahulu. Pasalnya, Anda sulit memprediksi kapan masa kerja akan aberakhir. 

Jika dana darurat sudah terpenuhi dan masih ada sisa dana, siapkan dana untuk usaha kecil-kecilan agar mendapatkan penghasilan tambahan. Simpan tabungan usaha di reksadana pasar uang.

Baca Juga: Inilah Bedanya Pekerja Tetap dan Pekerja Kontrak

Dana Usaha tidak kalah penting untuk memulai usaha kecil-kecilan, misalnya usaha reseller atau dropship di bisnis digital.

Di era digital peluang usaha terbuka lebar dan dengan memahami bisnis dan marketing digital, peluang mendapatkan penghasilan dari berjualan online cukup menggiurkan.

Bahkan, dii era digital pekerjaan freelancer semakin berkembang ke depannya pun banyak perusahaan cenderung mengurangi pekerja tetap dan memilih freelancer untuk membantu pekerjaannya.

"Sehingga bagi Pekerja Freelancer (ataupun pekerja tidak tetap) tidak terlalu khawatir tidak akan mendapatkan pekerjaan," kata Eko Endarto, perencana keuangan dari Finansia Consulting. 

Eko berpesan, bagi teman-teman pekerja kontrak jangan khawatir dengan status saat ini. Mari kita ubah pola pikir (mindset) bahwa rasa aman bukanlah harus menjadi pekerja tetap, pekerjaan freelance (tidak tetap) pun tidak masalah asalkan memberi penghasilan yang besar.

"Di era digital memperoleh Kemandirian Finansial dari penghasilan tambahan sangat terbuka luas," tutup EKo.    

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Francisca bertha

Terbaru
TERPOPULER