ads

Inilah Alasan Karyawan Mengajukan Resign dari Kantor

Reporter: Jane Aprilyani
Senin, 27 Juni 2022 | 18:01 WIB
Inilah Alasan Karyawan Mengajukan Resign dari Kantor

ILUSTRASI. Sawitri Hertoto, Country Marketing Mgr JobStreet Indonesia mengatakan JobStreet menerbitkan JobStreet Job Outlook Report 2022.


MOMSMONEY.ID - Keberadaan wabah covid di Indonesia memang memukul hampir semua sektor. Tak hanya bisnis yang terkendala secara produksi, melainkan terjadi fenomena di mana banyak karyawan memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan karena adanya perbedaan antara ekspektasi dan kenyataan. Ada banyak alasan yang membuat karyawan memilih untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Country Marketing Manager Jobstreet Indonesia Sawitri Hertoto menyebutkan gaji yang tidak sepadan sampai fleksibilitas dalam bekerja menjadi alasan utama karyawan memutuskan untuk mengundurkan diri atau resign dari pekerjaan.

"Salah satu alasan pengunduran diri karena gaji tidak sesuai. Artinya pekerja melihat pasar dahulu, kok gaji di posisi saya ternyata rendah. Atau gaji yang diterima dibanding beban pekerjaannya tidak sebanding," kata Sawitri.

Kemudian, tugas dan pekerjaan yang tidak sesuai harapan juga menjadi alasan karyawan resign. Sawitri menjabarkan bahwa hal ini bisa terjadi karena saat proses wawancara dilakukan, ada informasi pekerjaan yang tidak diketahui secara rinci oleh si karyawan sehingga saat masuk ke dalam perusahaan tersebut karyawan merasa tidak nyaman dengan pekerjaannya dan langsung memutuskan resign.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Harga Mulai Rp 8.000-an

Alasan lainnya, kata Sawitri adalah, industri kerja yang tidak sesuai bayangan atau ekspektasi. Kondisi ini kemungkinan terjadi bagi fresh graduate atau orang yang baru pertama kali bekerja, atau mereka yang pindah industri/bidang pekerjaan sebelumnya.

Yang terakhir, salah satu alasan karyawan mengajukan resign, adalah masalah kebebasan dan fleksibilitas bekerja. Di mana seiring meredanya kasus Covid-19, kini banyak kantor yang mulai kembali memberlakukan work from office (bekerja dari kantor).

"Makanya banyak tuntutan dari karyawan agar perusahaan punya kebijakan bisa bekerja hybrid, antara bekerja dari rumah, dari mana pun dan dari kantor," katanya.

Untuk itu, Sawitri mengatakan bahwa penting bagi seorang karyawan untuk mengetahui standar gaji dan pekerjaan yang dilamar. Sebelum benar-benar masuk ke dalam perusahaan yang dituju. Disamping itu, jangan ragu untuk mempelajari perusahaan yang dituju. Barulah menyiapkan diri untuk proses lamaran hingga wawancara di perusahaan tersebut.

Baca Juga: Promo Traveloka 7.7 Kembar, Diskon Hotel & Holiday Stays Rp 700.000 pakai Paylater

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Jane Aprilyani

Terbaru
TOPIK TERPOPULER