Halau Nyamuk Penyebab DBD dengan Menanam Tanaman-Tanaman Ini

Sumber: Proflowers
Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:35 WIB
Halau Nyamuk Penyebab DBD dengan Menanam Tanaman-Tanaman Ini

ILUSTRASI. Halau Nyamuk Penyebab DBD dengan Menanam Tanaman-Tanaman Ini

MOMSMONEY.ID - Serangan nyamuk menjadi momok yang mengkhawatirkan bagi banyak orang. Utamanya adalah nyamuk aedes aegypti yang merupakan jenis nyamuk penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan dapat membahayakan nyawa bila tak segera ditangani.

Banyak hal yang perlu dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk ini, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, terutama tempat-tempat yang digenangi air. Selain itu, ada acara lain yang dapat dilakukan yakni menempatkan tanaman yang tak disukai nyamuk di sekitar rumah.

Baca Juga: Ini 5 Macam Bahan Alami untuk Menyuburkan Tanaman Anda di Rumah

Nyamuk sebenarnya menyukai aroma tertentu seperti asam laktat yang terkandung dalam keringat manusia. Mereka juga mengendus keberadaan manusia dari kejauhan lewat aroma panas tubuh dan karbon dioksida yang dihembuskan manusia. Akan tetapi, mereka tidak menyukai aroma-aroma yang berasal dari hal alami seperti daun, bunga, atau tanaman yang umumnya ada di taman.

Nah, berikut adalah beberapa jenis tanaman hias yang dapat mengusir nyamuk di rumah.

Serai Wangi

Serai wangi atau Cymbopogon nardus adalah salah satu jenis tanaman pengusir nyamuk paling populer. Tanaman ini merupakan anggota suku rumput-rumputan yang sering dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan. Aromanya sangat kuat dan tajam sehingga dapat menutupi aroma lain di sekitarnya.

Selain itu, serai juga mengandung sitronela yang tak disukai nyamuk. Maka dari itu, banyak obat serangga menggunakan aroma ini mengusir serangga. Serai dapat ditanam di sekitar rumah sebagai hiasan sekaligus pengusir nyamuk.

Lavender

Lavender memiliki aroma yang harum dan menenangkan. Sejak dulu, tanaman ini selalu digunakan sebagai aromaterapi. Selain itu, bunga lavender dapat dijadikan sebagai obat pengusir nyamuk karena kandungan aktifnya yang tak disukai nyamuk.

Lavender mengandung beberapa senyawa, yakni linalool 28,6% dan camphor 1,6% yang mana keduanya memiliki efek repelen. Repelen adalah insektisida yang dapat mencegah gigitan nyamuk.

Marigold

Marigold adalah tanaman hias pekarangan yang khas dengan bunganya yang berwarna kuning. Tanaman ini sangat menyukai sinar matahari dan tanah yang subur. Bunga ini memiliki aroma yang kuat dan dapat dikonsumsi.

Dilansir dari Proflowers.com, marigold mengandung pyrethrum, senyawa yang digunakan dalam banyak repelen dan kadang-kadang disebu sebagai insektisida alam. Selain nyamuk, marigold juga dapat mengusir kutu daun, lalat putih, walang, hingga cacing gelang.

Baca Juga: Anda Perlu Tahu, Ini Dia 4 Keuntungan Menanam Secara Hidroponik

Catnip

Catnip atau Nepeta cataria sering disebut sebagai tanaman ganja kucing. Biasanya tumbuh liar di pinggiran jalan atau lahan-lahan kosong. Tanaman ini juga bisa disedu sebagai teh herbal atau sebagai kuliner herbal untuk banyak hidangan.

Namun ternyata, tanaman ini dapat menjadi pengusir nyamuk alami. Catnip mengandung bahan kimia nepetalactone yang merupakan pengusir nyamuk sekaligus penarik kucing yang kuat. Bahan kimia yang terkandung sebagian besar merupakan penolak serangga. Tanaman ini juga mudah dirawat di pekarangan rumah.

Basil

Tanaman basil adalah tanaman yang dapat dimanfaatkan seluruh bagian tanamannya. Daun, bunga, dan bijinya dapat dijadikan sebagai rempah-rempah dan penyegar. Tanaman basil merupakan keluarga dari tanaman mint, dengan nama botaninya Ocimum basilium.

Aroma basil tentunya tak disukai oleh nyamuk, sehingga Anda dapat memanfaatkannya sebagai tanaman pengusir nyamuk di sekitar rumah. Ini karena basil mengandung zat aktif seperti eugenol, linalool, dan gareniol.

Rosemary

Rosemary atau Rosmarinus officinalis merupakan tanaman penghasil rempah dan bumbu masakan. Tanaman ini juga memiliki banyak khasiat sehingga sering dijadikan minuman herbal. Minyak rosemary bahkan bermanfaat untuk kulit dan rambut.

Rosemary memiliki tekstur daun yang cantik dan kuat. Ini yang membuatnya akan hidup pada iklim panas dan kering. Rosemary memiliki aroma kayu yang khas yang tak disukai nyamuk, sehingga sangat cocok untuk dijadikan tanaman pengusir nyamuk. Anda dapat membakar beberapa roseary untuk menciptakan pengusir nyamuk alami melalui asap yang dikeluarkan dari pembakaran ini.

Selanjutnya: Cara Merawat Tanaman pada Musim Hujan Supaya Tak Mudah Layu

 

Editor: Anggi Miftasha
Terbaru