Berencana Beli Hunian di Luar Negeri, Ini yang Harus Dipertimbangkan

Reporter: Francisca Bertha Vistika
Rabu, 14 Juli 2021 | 12:14 WIB
Berencana Beli Hunian di Luar Negeri, Ini yang Harus Dipertimbangkan

ILUSTRASI. Membeli properti di luar negeri sebagai investasi harus memperhatikan biaya-biaya dan potensi kenaikan harga ke depannya Edgar Su (SINGAPORE - Tags: BUSINESS REAL ESTATE)

MOMSMONEY.ID -Punya dana lebih dan ingin berinvestasi properti di luar negeri sah-sah saja. Apalagi jika nantinya properti itu akan digunakan sebagai tempat tinggal anak ketika bersekolah. 

Namun, sebelum memutuskan membeli properti, Mike Rini, perencana keuangan Mitra Rencana Edukasi mengatakan, ada tiga hal utama yang harus dipertimbangkan. 

Pertama, soal biaya-biaya yang harus dibayarkan. Warga negara asing (WNA) yang membeli properti di Indonesia akan dikenakan beragam biaya yang lazim, seperti pajak, baik itu pajak bumi bangunan (PBB) maupun pajak jual beli properti. Begitupun sebaliknya, berlaku bagi WNI yang membeli di luar negeri.

Baca Juga: Beli Rumah Lewat KPR, Ini Rincian Biaya Yang Harus Disiapkan

"Nah ini harus dibandingkan. Termasuk juga biaya perawatannya. Jadinya lebih mahal beli di Indonesia atau di luar?" pesan Mike.  

Kedua, amati dahulu bagaimana tingkat pertumbuhan harga properti di wilayah tersebut selama sepuluh tahun terakhir. Bukan hanya harga jual belinya saja tetapi juga amati potensi pendapatan bulanan maupun tahunan.

Dengan kata lain, cari tahu apakah properti itu berpotensi untuk disewakan.Mike bilang apabila tidak ada datanya jangan coba-coba untuk membeli.

Ketiga, pertimbangkan risiko yang membuat harga properti bisa naik turun. Menurut Mike, risiko lokal dan global yang bisa mengubah harga properti itu berbeda tiap negara. 

”Jadi itu ya. Bandingkan biaya, tingkat pertumbuhan harga dan income, serta risiko yang bisa membuat harganya naik turun,” kata Mike.   

Selanjutnya: Jangan Mudah Tergiur Kenaikan Gaji, Perhatikan Hal Ini Saat Pindah Kerja

 

Editor: Francisca bertha
Terbaru