Akuarium Anda Cepat Keruh? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya

Sumber: Aquarium Source,WikiHow
Minggu, 14 November 2021 | 13:40 WIB
Akuarium Anda Cepat Keruh? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya

MOMSMONEY.ID - Dalam memelihara ikan hias, akuarium adalah satu hal penting untuk selalu diperhatikan. Terutama tentang kebersihannya. Dengan memberikan tempat tinggal yang bersih dan disesuaikan dengan habitat aslinya, akan membuat ikan hias selalu sehat dan berumur panjang. Salah satu cara menjaga kebersihan akuarium adalah mengganti airnya dalam jangka waktu tertentu.

Sayangnya, masih banyak pemilik yang belum tahu mengenai cara membersihkan air akuarium. Akibatnya, air akuarium jadi cepat keruh. Ada banyak faktor yang memengaruhi kualitas air. Beberapa penyebabnya tidak berbahaya, sedangkan yang lain bisa jadi merupakan tanda yang serius. Jika Anda adalah salah satu yang sedang kebingungan, berikut ini adalah 5 kemungkinan penyebab air akuarium cepat kotor. Simak yuk!

Baca Juga: Tertarik Ikan Hias Guppy? Yuk, Kenali Lebih Banyak Hingga Cara Merawatnya

Residu dari Bahan Substrat

Saat Anda baru mengganti air akuarium, biasanya air tiba-tiba akan berwarna putih atau keabu-abuan. Dilansir dari aquariumsource.com, kerikil biasanya dilapisi lapisan debu halus yang harus Anda bersihkan sebelum menambahkannya ke akuarium Anda. Jika Anda tak melakukannya, debu akan mengapung di air sebelum akhirnya mengendap. Inilah yang menyebabkan air akuarium menjadi berwarna putih atau keabu-abuan. Dalam kondisi ini, Anda tak perlu khawatir. Air akuarium dalam kembali jernih dalam beberapa jam atau hari, bergantung kondisi filter Anda.

Kondisi Air Itu Sendiri

Pernahkah Anda menguji air Anda sendiri di rumah? Jika air di rumah digunakan sebagai pengisi akuarium, sebaiknya Anda memperhatikan dulu kondisinya. Sebab, beberapa air memiliki kadar larutan yang berbeda-beda, seperti fosfat, silikat, atau logam berat. Kadar pH-nya pun berbeda-beda. Ada baiknya Anda menyaring air yang akan digunakan untuk akuarium sebelum menuangkannya. Ini akan mengurangi kekeruhan yang terjadi.

Terlalu Banyak Cahaya

Menyediakan cahaya memang baik untuk ikan, tetapi jika terlalu banyak ini akan menimbulkan masalah. Misalnya saja menempatkan akuarium di bawah sinar matahari langsung atau lampu akuarium menyala selama 24 jam penuh, ini akan menyebabkan pertumbuhan alga. Sebaiknya Anda mengatur pemberian cahaya supaya tidak berlebihan dan rajin mengganti air akuarium untuk mengurangi pertumbuhan alga yang dapat membuat keruh air akuarium.

Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Ikan Hias Peliharaan Tidak Mau Makan

Filterasi Tidak Cukup atau Rusak

Dilansir dari Wikihow.com, air akuarium yang keruh dapat disebabkan oleh cacat filter yang menyebabkan bakteri tidak tersaring, kotoran ikan, makanan ikan, zat tambahan kimiawi dalam air, dan sampingan dari hiasan di dalam akuarium. Filter yang terlalu kecil atau tidak pernah dibersihkan juga akan menyebabkan hal yang sama. Oleh karena itu, Anda perlu menyediakan filter yang sesuai dengan ukuran akuarium agar daya pembersihnya sepadan.

Terlalu Banyak Ikan

Jumlah ikan di dalam akuarium juga dapat menjadi faktor air akuarium cepat keruh loh, Mom. Sebab, dalam aturannya, panjang 1 cm ikan harus menggunakan 1 liter air. Artinya, setiap ikan hias yang akan dipelihara, harus menyesuaikan besar akuariumnya, begitu pun sebaliknya. Ikan yang terlalu padat akan menghasilkan banyak kotoran, ditambah lagi jumlah makanan yang harus diberikan setiap hari. Peningkatan amonia akan membuat air menjadi keruh.

 

Selanjutnya: BNI bantu kelompok tani bangun ekowisata di Bogor

Editor: Anggi Miftasha
Terbaru