Bugar

WHO Riilis Pedoman Baru Pemanis Buatan, Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

WHO Riilis Pedoman Baru Pemanis Buatan, Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

MOMSMONEY.ID - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merilis pedoman baru tentang pemanis non gula atau pemanis buatan yang bisa meningkatkan risiko diabetes.

WHO merekomendasikan penggunaan pemanis buatan untuk mengontrol berat badan atau mengurangi risiko penyakit tidak menular.

Rekomendasi ini mengacu pada temuan tinjauan sistematis dari bukti yang ada, yang menunjukkan penggunaan pemanis buatan tidak memberikan manfaat jangka panjang dalam mengurangi lemak tubuh pada orang dewasa atau anak-anak. 

Hasil tinjauan juga menunjukkan, ada potensi efek yang tidak diinginkan dari penggunaan pemanis buatan dalam jangka panjang, seperti peningkatan risiko diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan kematian pada orang dewasa.

"Mengganti gula bebas dengan pemanis buatan tidak membantu pengendalian berat badan dalam jangka panjang," kata Francesco Branca, Direktur Nutrisi dan Keamanan Pangan WHO, dalam pernyataan tertulis, dikutip Rabu (17/5).

Baca Juga: Lebih Baik dari Nasi Putih, Ini 6 Jenis Karbohidrat yang Menyehatkan untuk Diet

"Orang perlu mempertimbangkan cara lain untuk mengurangi asupan gula bebas, seperti mengonsumsi makanan dengan gula alami, seperti buah, atau makanan dan minuman tanpa pemanis," ujarnya. 

Menurut Branca, pemanis buatan bukanlah faktor makanan yang esensial dan tidak memiliki nilai gizi. 

"Orang-orang harus mengurangi makanan manis sama sekali, mulai dari awal kehidupan, untuk meningkatkan kesehatan mereka," tegas dia.

Rekomendasi ini berlaku untuk semua orang kecuali individu dengan diabetes yang sudah ada sebelumnya dan mencakup semua pemanis non-nutrisi sintetis dan alami atau yang dimodifikasi.

Yakni, pemanis yang tidak diklasifikasikan sebagai gula yang ditemukan dalam makanan dan minuman yang diproduksi, atau dijual sendiri untuk ditambahkan ke makanan dan minuman oleh konsumen. 

Baca Juga: Turunkan Risiko Diabetes, Simak 5 Manfaat Rutin Konsumsi Teh Melati untuk Kesehatan

Pemanis buatan termasuk acesulfame K, aspartam, advantame, siklamat, neotame, sakarin, sukralosa, stevia dan turunan stevia.

Rekomendasi WHO tersebut tidak berlaku untuk produk perawatan dan kebersihan pribadi yang mengandung pemanis buatan, seperti pasta gigi, krim kulit, dan obat-obatan.

Atau, untuk gula rendah kalori dan gula alkohol (poliol), yang merupakan gula atau turunan gula yang mengandung kalori dan karenanya tidak dipertimbangkan pemanis buatan.

Pedoman WHO tentang pemanis buatan adalah bagian dari rangkaian pedoman diet sehat yang ada dan yang akan datang, yang bertujuan untuk membangun kebiasaan makan sehat seumur hidup dan meningkatkan kualitas diet.

Juga, bertujuan mengurangi risiko penyakit tidak menular di seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News