CLOSE [X]
ads

Waspada! Ini Komplikasi Penyakit yang Disebabkan oleh Kanker Serviks

Reporter: Helvana Yulian
Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB
Waspada! Ini Komplikasi Penyakit yang Disebabkan oleh Kanker Serviks

ILUSTRASI. Komplikasi Penyakit yang Disebabkan oleh Kanker Serviks


MOMSMONEY.ID - Salah satu penyakit yang paling ditakuti wanita adalah kanker serviks. Kanker ini banyak merenggut nyawa wanita di dunia, termasuk Indonesia. 

Menurut data dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan 2015, data Globocan tahun 2012, menunjukkan tiap harinya ada 26 wanita di Indonesia meninggal akibat kanker serviks.

Dengan kata lain, setiap jam setidaknya ada seorang perempuan di Indonesia meninggal akibat kanker serviks.

Padahal, kanker yang menyerang leher rahim ini termasuk kanker yang paling bisa dicegah dan disembuhkan ketimbang kanker lainnya. Asalkan diketahui sejak stadium awal. 

Baca Juga: Inilah Cara Pencegahan Kanker Serviks Sejak Dini

Apabila tidak ditangani segera, kanker serviks akan menyebabkan gangguan kesehatan lainnya. Berikut adalah beberapa komplikasi akibat kanker serviks yang perlu Anda tahu: 

1. Gagal ginjal 

Gagal ginjal adalah komplikasi yang dapat terjadi ketika wanita mengidap kanker serviks. Ginjal adalah organ yang berfungsi membuang kotoran dari dalam tubuh. 

Nantinya kotoran akan dibuang melalui urine melalui saluran ureter. Pada beberapa kasus, seperti dikutip dari Together for Healthkanker serviks bisa menimbulkan komplikasi karena adanya tekanan berlebih pada ureter.

Kondisi inilah yang nantinya bisa menyebabkan gagal ginjal. 

2. Pembekuan darah

Perkembangan tumor atau massa yang berkembang memicu tekanan darah pada panggul. Kondisi ini dapat memperlambat aliran darah yang menyebabkan pembekuan darah berkembang pada kaki. 

3. Penyebaran sel kanker

Kanker serviks yang tidak diatasi juga dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker sehingga menyebar ke seluruh bagian leher rahim.

Tidak hanya itu, dilansir dari Very Well Health, dijelaskan bahwa sel kanker juga dapat menyebar ke bagian tubuh atau organ lainnya. Kondisi ini tentunya dapat meningkatkan risiko perburukan pada kesehatan.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Ini Gejala Kanker Serviks pada Remaja

4. Menopause dini

Kondisi ini terjadi ketika ovarium berhenti memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Biasanya terjadi pada wanita di usia sekitar 50 tahun.

Namun, menopause dini juga bisa terjadi ketika ovarium diangkat melalui operasi atau bisa juga karena ovarium rusak akibat efek samping radioterapi.

Pada kondisi ini, pengidapnya akan mengalami gejala, seperti Miss V kering, kehilangan gairah seksual, hingga sensasi rasa panas dan berkeringat (hot flushes).

5. Perdarahan berlebih

Dilansir dari Slainte Care, ketika kanker serviks mulai menyebar hingga ke Miss V, usus, ataupun kandung kemih, maka kondisi ini bisa menyebabkan perdarahan di rektum atau di Miss V.

Perdarahan ini juga bisa terjadi ketika pengidapnya berkemih. Biasanya, dokter akan menangani kondisi ini dengan kombinasi obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah.

6. Dampak emosional 

Pengidap kanker bisa mengalami gangguan emosional yang berujung pada depresi. Tanda-tanda khas depresi adalah merasa sedih, putus asa, dan kehilangan minat pada hal-hal yang Anda suka.

Itulah komplikasi kanker serviks yang berisiko dialami pengidap kanker serviks. Untuk mencegah kanker serviks, kamu bisa melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dengan melakukan pap smear. 

Pap smear dianjurkan untuk dilakukan setiap tahun bagi wanita yang sudah aktif secara seksual agar bisa mendeteksi lebih dini jika ada sel kanker yang tumbuh ada serviks.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Helvana Yulian

Terbaru