CLOSE [X]
ads

Waktu yang Ideal untuk Investasi Emas : Antara 3 - 5 Tahun

Reporter: Francisca Bertha Vistika
Kamis, 19 Mei 2022 | 09:30 WIB
Waktu yang Ideal untuk Investasi Emas : Antara 3 - 5 Tahun

ILUSTRASI. Pajak serta imbal hasilnya yang relatif kecil, membuat investasi emas baru akan menguntungkan jika dijual di atas tiga tabun. Namun, di kondisi seperti pandemi beberapa waktu lalu, bisa Saja dalam enam bulan sudah untung. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.


MOMSMONEY.ID - Moms, tahukah tenor investasi emas yang tepat? 

Mengingat investasi emas dipengaruhi pajak, ada beberapa tips bagi investor agar tetap memperoleh cuan dari mengoleksi emas.

Agustina Fitria, perencana keuangan Oneshildt Financial Planner mengatakan emas tidak bisa dijual dalam jangka waktu pendek. Agustina menegaskan bahwa investor akan merugi karena biasanya dia dikenai selisih harga jual dan harga beli.

"Kalau kondisi normal, bisa dijual setelah 3 tahun. Kecuali ketika kondisi saat covid, enam bulan sudah bisa," katanya.

Baca Juga: Tak Melulu Materi, Ini 4 Jenis Investasi Lainnya yang Juga Penting Buat Masa Depan!

Namun, jangan menyimpan emas untuk tujuan jangka panjang. Menurut Agustina, imbal hasil emas hanya berbeda sedikit dengan inflansi.

Ini berbeda dengan investasi saham, yang  semakin lama bisa menghasilkan keuntungan tinggi. Saran Agustina, idealnya investasi emas paling lama lima tahun.

Karena nilai imbal hasilnya yang tak jauh berbeda dengan inflansi, jangan menggunakan emas sebagai investasi dana jangka panjang misalnya pendidikan. Pasalnya, dana pendidikan kenaikannya bisa dua kali lipat dari inflasi.

Yang terakhir, Agustina berpesan agar investor jangan asal beli emas, lebih lagi pilih beli emas ukuran kecil. Saat jual kembali, investor  harus memperhatikan pajak jual yang dikenakan.

"Jualnya yang kecil-kecil saja, jangan sampai Rp 10 juta agar tidak kena PPh. Sementara kalau beli, sebaiknya beli yang ukurannya besar. Kalau tidak mau rugi harus dilihat total biaya dan uang yang diterima saat nanti dijual," pesan Agustina. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Francisca bertha

Terbaru
TOPIK TERPOPULER