CLOSE [X]
ads

Ternyata Salah Satu Penyebab Anak Remaja Semakin Tidak Bahagia adalah Ini

Reporter: Ana Risma
Sabtu, 29 Januari 2022 | 13:40 WIB
Ternyata Salah Satu Penyebab Anak Remaja Semakin Tidak Bahagia adalah Ini


MOMSMONEY.ID - Sejak tahun 1991, penelitian tentang kesejahteraan psikologis remaja yang mencakup harga diri, kepuasan hidup, dan kebahagiaan terus berlanjut. Salah satu studi menemukan bahwa tingkat kebahagiaan remaja cenderung menurun secara signifikan setelah tahun 2012.

Para peneliti di San Diego State University dan University of Georgia pun melakukan analisis data guna menentukan penyebab penurunan kebahagiaan pada remaja.

Sekumpulan peneliti tersebut menemukan bahwa kebahagiaan remaja yang berkurang dikaitkan dengan peningkatan screen time termasuk bermain video game dan mengunjungi media sosial yang dipadukan dengan peningkatan waktu untuk mengirim pesan teks dan melakukan video call.

Baca Juga: Moms, Wajib Tahu! Berikut Ini Adalah Daftar Gen Ayah dan Ibu yang Diwariskan ke Anak

Studi terbaru lainnya menemukan bahwa kebiasaan menghabiskan waktu selama 6 jam atau lebih di depan layar smartphone, tablet, desktop, atau televisi telah meningkatkan risiko bunuh diri pada remaja.

Para profesional di bidang kesehatan mental yang bekerja dengan remaja bahkan sering melihat para remaja yang menghabiskan lebih banyak waktu di dunia digital cenderung melakukan isolasi sosial, kurang tidur, memiliki prestasi akademik yang lebih rendah, mengalami peningkatan konflik keluarga, dilanda kemurungan, dan berperilaku agresif.

Sebaliknya, remaja yang menghabiskan waktu kurang dari 1 jam per hari di depan layar adalah remaja yang paling bahagia menurut data dari studi longitudinal.

American Academy of Pediatrics telah menetapkan bahwa jumlah waktu yang wajar bagi para remaja untuk beraktivitas di depan layar adalah 2 jam per hari. Kendati begitu, American Academy of Pediatrics menekankan bahwa keseimbangan aktivitas tetap penting untuk diwujudkan oleh remaja termasuk interaksi sosial, olahraga, dan tidur yang cukup.

Tidak peduli seberapa menyenangkannya menghabiskan waktu di depan layar bagi anak, Anda sebagai orang tua harus terus mengingatkan mereka untuk segera menghentikan aktivitas screen time yang sedang dilakukan setidaknya setengah jam sebelum tidur. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kualitas tidur mereka.

Nah, supaya anak remaja Anda tidak mengalami penurunan kebahagiaan, cobalah untuk menetapkan waktu makan bebas perangkat elektronik supaya anak dapat terlibat percakapan secara langsung dengan anggota keluarga lainnya.

Kegiatan keluarga seperti menonton film bersama dan rekreasi rutin di akhir pekan juga sangat membantu untuk mencegah anak remaja Anda terus-menerus bermain gadget. Atau, doronglah anak Anda untuk menekuni hobi atau terlibat dalam kegiatan sekolah, klub, maupun kelompok keagamaan khusus pemuda supaya mereka bisa lebih aktif secara sosial alih-alih terjebak di dunia maya.

Jika anak remaja Anda selalu menghabiskan waktu yang berlebihan untuk bermain gadget hingga menyebabkan isolasi sosial, kemurungan, kurang tidur, dan kecanduan digital, maka sangat disarankan bagi Anda untuk segera berbicara dengan dokter anak, konselor sekolah, atau profesional kesehatan mental guna menemukan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ana Risma

Terbaru