Seberapa Sering Seharusnya Mengganti Air Akuarium?

Sumber: Animal Stend,The Spruce Pets
Kamis, 25 November 2021 | 14:36 WIB
Seberapa Sering Seharusnya Mengganti Air Akuarium?

ILUSTRASI. Seberapa Sering Seharusnya Mengganti Air Akuarium?

MOMSMONEY.ID - Dalam memelihara ikan hias, kondisi air di dalam akuarium sangat penting untuk selalu diperhatikan. Salah satu cara untuk mendapatkan kualitas air yang baik adalah dengan mengganti air akuariumnya. Sayangnya, mengganti air akuarium tidak selalu mudah dilakukan, apalagi menentukan kapan saatnya mengganti air.

Penting untuk dipahami bahwa Anda tak boleh sembarangan mengganti air akuarium kapan pun Anda mau. Sebab, bila Anda mengganti air akuarium terlalu dini atau terlalu lama dapat menyebabkan masalah di akuarium, yang tentunya ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan ikan Anda.

Baca Juga: Demi Kehidupan Ikan Hias yang Sehat, Ini Syarat Kondisi Air Akuarium

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat Anda akan mengganti air akuarium. Ini bergantung dengan kondisi akuarium yang Anda pelihara. Berikut beberapa peraturannya.

Aturan Mengganti Air untuk Akuarium Baru

Dalam habitat akuarium baru, kondisi air dan ikan belum terlalu stabil. Mengganti air terlalu sering dalam kondisi ini hanya akan menyebabkan ikan cepat mati.

Dilansir dari Animalstend.com, jika akuariumnya besar, penggantian air yang sering akan mempersulit ikan Anda untuk beradaptasi dengan kondisi baru, sehingga perkembangannya akan melambat. Sementara jika kapasitasnya kecil, penggantian air yang sering akan menyebabkan kematian. Oleh karena itu, akuarium baru setidaknya harus diganti setelah dua bulan.

Setelah 2-3 bulan berlalu, Anda dapat mulai mengganti air sedikit demi sedikit. Paling tidak Anda mengganti air tidak lebih dari 20% dari total volume air. Ini dapat dilakukan setidaknya dua minggu sekali. Jadi, dalam dua bulan, Anda perlu mengganti 20% volume air sebanyak 4-5 kali.

Setelah 6 bulan menggunakan akuarium baru, lingkungan akuatik akan benar-benar stabil, dan periode kenyamanan tertinggi untuk ikan. Dalam masa ini, Anda dapat mengganti 20% air sebulan sekali. Anda bahkan boleh memperbarui lingkungan akuatik setelah satu tahun.

Baca Juga: Ikan Hias Peliharaan Anda Tidak Mau Makan? Begini Caranya Mengatasinya

Aturan Mengganti Akuarium yang Airnya Cepat Keruh

Jika Anda telah memiliki akuarium cukup lama dan sering mengalami air akuarium keruh, Anda dapat mengganti airnya sebanyak 50% saja. Bukan 100% semuanya. Setelah itu tunggu hingga 3-4 hari ke depan. Jika masih keruh, coba Anda ganti lagi sebanyak 50% hingga sebanyak 3 kali. Setelah beberapa kali penggantian air 50% dengan menyesuaikannya dengan air sebelumnya, akan tampak perubahan yang cukup signifikan kondisi air jadi jernih. Namun sebaiknya Anda menggunakan filterasi untuk membantu mengatasi air akuarium cepat keruh.

Aturan Mengganti Air Sesuai Ukuran Akuarium

Mengganti air akuarium memang bervariasi aturannya, bahkan bisa bergantung pada ukuran akuarium dan jumlah ikan. Dilansir dari The Spruce Pets, tangki yang lebih kecil dan berisi banyak akan membutuhkan penggantian air yang lebih sering daripada akuarium yang lebih besar dan jarang diisi.

Aturan yang baik adalah menggantinya 10-15% air setiap minggu. Namun, jika akuarium Anda penuh, naikkan penggantian air ini sebanyak 25% setiap minggu. Kondisi air dalam akuarium yang berpopulasi sedikit, bisa bertahan bersih selama 2-4 minggu, tetapi ini menjadi jangka waktu maksimum untuk mengganti air.

Sembari mengganti air, Anda dapat melakukan pembersihan pada dinding-dinding kaca akuarium. Ini untuk mencegah pertumbuhan lumut yang tidak penting dan hal-hal lain yang mengotori akuarium Anda.

 

Selanjutnya: Deposito mendominasi dana pihak ketiga di Bank Ina

Editor: Anggi Miftasha
Terbaru