CLOSE [X]
ads

Mau Liburan di Luar Negeri Selama Masa Pengetatan? Siapkan Juga Anggaran Karantina

Reporter: Francisca Bertha Vistika
Senin, 10 Januari 2022 | 08:21 WIB
Mau Liburan di Luar Negeri Selama Masa Pengetatan? Siapkan Juga Anggaran Karantina

ILUSTRASI. Berpergian ke luar negeri harus siap dengan karantina. Dengan begitu, Anda harus menyiapkan biaya dobel. Yakni untuk liburan itu sendiri dan biaya karantina. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.


MOMSMONEY.ID - Pemerintah kembali mengetatkan kebijakan karantina bagi mereka yang baru pulang dari luar negeri. Maklum saja, kasus Covid-19 kembali meningkat dan banyak dialami oleh mereka yang baru datang dari luar negeri, sehingga mereka harus menjalani karantina. 

Artinya, Anda harus menyiapkan dana untuk proses karantina tersebut. Jadi, sebaiknya Anda tidak hanya memikirkan biaya selama liburan di luar negeri saja, tapi juga biaya karantina sepulang dari sana. 

Melvin Mumpuni, perencana keuanganan Finansialku.com mengingatkan seandainya memang mau bepergian ke luar negeri, kita perlu memperhitungkan biaya karantina di Indonesia dan negara tujuan.

"Siapkan anggaran khusus," pesannya.

Baca Juga: Wow! Inilah Manfaat Buah Apel Jika Dikonsumsi Secara Rutin

Sementara Risza Bambang, perencana keuangan Oneshildt mengatakan, jika memang ingin berpergian ke luar negeri saat pandemi ini, baiknya Anda bukan hanya memikirkan biaya karantina, tetapi juga menimbang enam hal penting.

Pertama, apa tujuan dari rencana bepergian tersebut. Perencanaan keuangan itu lebih kepada kebutuhan bukan keinginan. Risza, misalnya, sengaja pergi ke luar negeri untuk mengantarkan dua anak perempuannya yang sekolah di Amerika. Sebagai orangtua, ia merasa wajib menemani anaknya apalagi di tengah pandemi seperti ini. Tentu dirinya tahu  bahwa ada konsekuensi karantina dalam proses perjalanan tersebut.

 Kedua, jika tujuan Anda adalah liburan di luar negeri, tetap boleh dilakukan. Pasalnya, jika tekanan pekerjaan Anda tergolong tinggi, tidak berlibur malah bisa menimbulkan penyakit. 

Ketiga, dari tujuan liburan itu apakah memang harus ke luar negeri? Toh, di Indonesia sudah banyak destinasi wisata dalam bentuk staycation atau wisata yang outdoor tetapi dibatasi pengunjungnya. Jadi jika alasannya liburan, pertimbangkan untuk di domestik.

Keempat, jika memang berniat liburan atau pergi ke luar negeri, cari tahu lebih dulu, apakah di negara tujuan harus ada karantina. Sebisa mungkin, carilah destinasi liburan yang tidak menerapkan aturan karantina untuk menghemat waktu.

Baca Juga: Selain untuk Diet, Inilah 5 Manfaat Ubi Rebus yang Sayang untuk Dilewatkan

Kelima, setelah tahu berapa lama aturan karantina di tempat tujuan, dan setelah kembali ke Indonesia, barulah Anda tentukan jumlah hari liburan ke luar negeri tadi. Sebaiknya lama liburan, minimal sama dengan jumlah hari karantina. Idealnya, lama waktu liburan adalah dua kali dari karantina. Misalnya saja karantina di negara tujuan 14 hari, di Indonesia 5 hari. Maka jumlah karantina adalah 19 hari. Baiknya Anda mempersiapkan anggaran untuk liburan selama 38 hari.

Keenam, jangan lupa sertakan biaya karantina dalam anggaran liburan Anda. Kalau negara tujuan di luar negeri menerapkan waktu karantina yang cukup lama, maka biaya yang dikeluarkan otomatis jadi bertambah banyak. Makanya, Risza menyarankan cari destinasi tanpa karantina atau aturan hari karantinanya sedikit, untuk menghemat biaya.

Selain memikirkan biaya karantina, pikirkan juga fasilitas karantina  di tempat tujuan dan setelah Anda pulang dari luar negeri. Pilihlah tempat yang nyaman untuk beraktivitas dan juga yang privasi lebih terjaga untuk meminimalisir penularan virus corona.     

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Francisca bertha

Terbaru