Mengenal Ikan Hias Channa, Kerabat Ikan Gabus yang Sedang Naik Daun

Sumber: Britannica,Wikipedia
Selasa, 21 September 2021 | 12:24 WIB
Mengenal Ikan Hias Channa, Kerabat Ikan Gabus yang Sedang Naik Daun

ILUSTRASI. Mengenal Tentang Ikan Channa, Kerabat Ikan Gabus yang Menawan.

MOMSMONEY.ID - Ikan hias memiliki beragam jenis. Namun, tak jarang ikan predator menjadi bagian dari ikan hias tersebut. Salah satunya adalah ikan channa.

Dilansir dari Wikipedia.org, channa adalah sebuah genus ikan predator dalam keluarga Channidae yang berasal dari habitat air tawar di Asia. Salah satu negara Asia yang banyak ditemukan ikan channa adalah Indonesia, yang tersebar di Kepualuan Melayu, Sumatra, Kalimantan, dan Jawa.

Ikan channa ini juga dikenal dengan snakehead emperor (kaisar kepala ular) karena memiliki kepala menyerupai kepala ular. Cirinya sama seperti ikan gabus pada umumnya.

Dilansir dari Britannica.com, snakeheads bertubuh panjang dan kurang lebih silindris pada penampang, memiliki mulut besar dan panjang, sirip punggung dan dubur tunggal, serta panjangnya berkisar 10 hingga 90 cm.

Baca Juga: 6 Tanaman Air yang Cocok untuk Aquascape Pemula

Namun, berbeda dengan ikan gabus konsumsi, ikan channa memiliki bentuk penampilan yang menawan karena coraknya yang warna-warni. Mereka cukup beragam bergantung jenisnya.

Misalnya, Channa Marulioides yang memiliki motif totol bulat di tubuhnya, Channa Stewartii yang bersirip biru, dan Channa Aurantimaculata yang memiliki kombinasi warna cokelat oranye dengan bentuk garis vertikal.

Selain keindahan dari sirip dan sisik, ikan channa memiliki toleransi hidup dalam air beroksigen rendah. Sebab, mereka memiliki organ labirin yang dilapisi dengan epitel pernapasan (untuk menyerap oksigen atmosfer), sehingga memungkinkan ikan channa dapat menggunakan oksigen atmosfer.

Ikan channa bahkan dapat bertahan selama 72 jam dalam tingkat pH dari 4,3 hingga 9,4 karena kondisi kolam yang buruk.

Kemampuan ini sebenarnya didasari oleh habitat asli mereka yang banyak ditemukan di air-air tawar yang bergerak lambat, seperti sungai, danau, kolam, kanal, anak sungai, sawah yang tergenang air, waduk irigasi, dan rawa-rawa. Oleh karena itu, terkadang saat banjir, ikan channa atau gabus ini sering kali muncul.

Sebagai ikan peliharaan, ikan channa membutuhkan akuarium yang cukup luas, tetapi perawatannya sangat mudah. Anda tak perlu benar-benar memberikan oksigen tambahan atau instalasi aerator lainnya. Namun, Anda perlu melengkapi dengan penutup akuarium karena ikan ini bisa melompat.

Baca Juga: Tips Merawat Ikan Cupang Agar Berumur Panjang

Kendati demikian, ikan channa bukan perenang yang aktif. Mereka biasanya cenderung bergerak ke permukaan untuk mencari udara, melayang-layang di tengah air, atau beristirahat di dasar air dalam perlindungan sebagai predator penyergap.

Ikan Channa merupakan ikan karnivora yang mana artinya mereka memakan daging ikan-ikan kecil dan beberapa cacing.  

Ikan channa atau gabus belang, sering digunakan manusia sebagai pengobatan tradisional dengan dikonsumsi. Ini dipercaya dapat memberikan kemampuan penyembuhan dari penyakit. Beberapa budaya bahkan menggunakan jaringan otot kepala ular dan minyaknya untuk menyembuhkan luka, mencegah jaringan parut, dan memulihkan luka pascaoperasi.

Padahal ikan ini cukup mahal, loh, Mom. Harga ikan channa berukuran 5-6 cm bisa dihargai Rp 50.000 per ekor. Semakin besar dan semakin indah motifnya harga per ekor bisa mencapai jutaan rupiah!

Selanjutnya: 5 Jenis Ikan Air Tawar Konsumsi yang Gampang Dipelihara

 

Editor: Anggi Miftasha
Terbaru