Media Tanam Selain Tanah dari Organik dan Anorganik

Sumber: Cybext
Minggu, 01 Agustus 2021 | 14:30 WIB
Media Tanam Selain Tanah dari Organik dan Anorganik

MOMSMONEY.ID - Media tanam merupakan sebuah tempat untuk menumbuhkan tanaman, tempat akar, atau bakal akar yang akan tumbuh. Media tanam yang baik harus memiliki kelembapan yang baik untuk akar, menyediakan cukup udara, memiliki derajat keasaman (pH) antara 6-6,5, dan tentunya mengandung unsur hara.

Umumnya, orang-orang menggunakan media tanam berupa tanah. Namun, masih ada banyak lagi media tanam yang bisa digunakan untuk tanaman. Secara garis besar, media tanam dibedakan menjadi dua, yakni media tanam organik dan anorganik.

Baca Juga: Langkah-Langkah Pembuatan Vertikultur di Rumah

Media Tanam Organik

Media tanam organik umumnya berasal dari komponen organisme hidup, contohnya bagian dari tanaman seperti bunga daun, dan kulit kayu. Dilansir dari cybex.pertanian.go.id, media tanam ini terbentuk dari bahan organik yang mengalami proses pelapukan mikroorganisme. Melalui proses itulah akan dihasilkan mineral, karbondioksida (CO2), dan air (H2O).

Keunggulan dari media tanam organik adalah kandungan unsur hara, kualitasnya tidak bervariasi, bobot lebih ringan, tidak mengandung inokulum penyakit, dan aerasi yang optimal. Selain itu, media tanam organik juga memiliki kemampuan menyangga lebih baik.

Namun, kekurangan media tanam ini terletak pada penggunaannya yang tak bisa permanen. Anda harus menggantinya secara rutin selama penanaman berlangsung. Faktor kelembapan yang berlebihan juga dapat mendukung pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur. Tingkat sterilitasnya juga tidak terjamin.

Baca Juga: Catat, Beberapa Bahan Alami Pengganti Pestisida yang Ramah Lingkungan

Beberapa jenis bahan organik yang dapat digunakan antara lain arang, potongan batang pakis, kompor, humus, sabut kelapa, dan pupuk kandang.

Editor: Anggi Miftasha
Terbaru