Kiat Pertahankan Bisnis Clothing Lokal dari Founder Dobujack

Reporter: Jane Aprilyani
Rabu, 05 Oktober 2022 | 19:45 WIB
Kiat Pertahankan Bisnis Clothing Lokal dari Founder Dobujack

ILUSTRASI. Kiat pertahankan bisnis clothing lokal hingga belasan tahun.


MOMSMONEY.ID - Bukanlah sesuatu yang mudah bagi sebuah brand fashion lokal bisa mempertahankan bisnis selama 17 tahun. Simak kiat pertahankan bisnis clothing lokal dari founder Dobujack.

Dobujack, kepanjangan Doa iBu Jadi Anak Cepat Kaya, berhasil menjadi salah satu lokal brand terkemuka di Indonesia saat ini. Selaku clothing brand asal Bandung, perjalanan Delly Fitriansyah, Founder Dobujack, jauh dari kata mudah dan instan.

Berbagai lika-liku kerap menjumpai saat membangun bisnis di usianya yang baru menginjak 18 tahun kala itu. Memulai usaha dengan modal Rp 2,5 juta melalui pinjaman bank adalah langkah terbesarnya demi membantu biaya kuliah dan mengubah perekonomian keluarga.

Siapa sangka, berkat kegigihan dan melihat perkembangan industri fashion yang terus tumbuh, tahun 2005 menjadi saksi lokal brand Dobujack juga dapat memperkenalkan tren fesyen unisex untuk para pria hingga wanita.

Bahkan, mengusung gaya fesyen yang kasual, simpel, nyaman, namun trendi, Dobujack mampu bertahan hingga kini.

Baca Juga: Hot Promo 10.10 McD x BCA, Harga Spesial 2 Paket Panas 2 Rp 65.000 via BCA

Delly menyebutkan, dengan menyasar generasi muda yang memiliki spirit fashion penuh petualang, strategi penjualan diawali secara offline dengan menitipkan produk pada toko-toko distro Bandung.

Kemudian, karena ingin mendapat atensi yang lebih besar, Delly memberanikan diri memperluas distribusi hingga 15 kota besar, seperti Jakarta, Jogja, Tangerang, Bekasi, Makassar, dan Surabaya.

"Hingga akhirnya tahun 2008 kami berhasil membuka gerai distro pertama di Bogor, dan terus berlanjut di Bandung tahun 2014, dan Bekasi pada 2017, serta toko online pertama pada marketplace Shopee di tahun 2020," ujar Delly.

Melalui semangat yang tak pernah padam, berbagai acara bazaar teranyar setiap tahun juga menjadi strategi yang Delly jalani demi menciptakan nama Dobujack semakin bersinar.

Bahkan, yang dulunya hanya fokus berjualan kaos, kini usaha Dobujack telah melebar dengan menawarkan ragam kebutuhan fashion lengkap dari kepala hingga kaki. Mulai dari kaos, jaket / hoodie, tas, dan sweater, serta celana.

Adapula sandal, sepatu, topi, snapback, buckle hat, dompet, sabuk maupun aksesoris dan berbagai produk pendukung fashion lainnya.

Baca Juga: Sinopsis Glitch, Drakor Fantasi Terbaru Jeon Yeo Been dan Nana di Netflix

Kehadiran label Dobujack telah berkontribusi menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar. Dari awal usaha dibantu empat pegawai kini mencapai 40 orang karyawan ditambah bantuan beberapa tenaga makloon.

Pencapaian-pencapaian tersebut tidak sekadar unsur keberuntungan, melainkan, Delly bilang, bagian dari perjalanan panjang yang penuh pengorbanan.

"Kerja keras, merelakan waktu bermain di masa kuliah, ditipu rekan bisnis, banyak barang hilang, pembayaran tertunda berbulan-bulan maupun bertahun-tahun, hingga kondisi terberat yakni pandemi 2020 menyerang," ungkapnya. 

Bisnis yang diharapkan lancar, karena telah menyiapkan stok untuk event offline pameran serentak di 11 kota, tetapi semua batal karena lockdown, bahkan seluruh gerai toko offline pun dengan terpaksa harus ditutup.

Bagi Delly, kuat mental untuk bertahan dan harus cepat beradaptasi dengan kondisi yang ada menjadi kunci sukses keberhasilnya bisnisnya.

Baca Juga: Begini Cara Bikin Ruang Tamu Modern dan Luas

Demi mempertahankan bisnis dan memperluas jangkauan bisnisnya, Delly mengatakan, Dobujack menilai penjualan melalui platform digital sangatlah membantu.

Tak hanya menawarkan kemudahan tetapi wadah bagi para pelaku usaha dalam memperluas segmentasi penjualannya hingga pelosok daerah yang sebelumnya tidak terbayangkan.

Terlebih, saat masa pandemi berlangsung, saat itu, Delly merasa belanja online menjadi tren belanja baru masyarakat demi memenuhi kebutuhan.

Maka dari itu, ketika memilih fokus dan mendalami ilmu baru ini, selang beberapa bulan terbukti, omzet online ternyata justru jauh lebih besar sampai 10 kali lipat dengan jumlah transaksi mencapai 10.000 paket pada setiap kampanye tanggal kembar.

"Shopee juga mendorong dan mengarahkan kami dalam mencapai target penjualan yang lebih tinggi, salah satunya ikut berpartisipasi pada kampanye 10.10 Super Brands Festival. Ada promo menarik mulai Serba 1.000, Serba 10.000, dan Serba 100.000, serta Exclusive Launching produk khusus di kampanye ini," kata  Delly.

Baca Juga: Cuaca Besok Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Siaga Bencana di Provinsi Ini

Delly berharap, ke depan Dobujack bisa menjadi brand fashion lokal pilihan yang tidak hanya di Indonesia namun juga go international.

Kehadiran brand Dobujack juga dapat menghidupi semakin banyak kepala keluarga seiring berkembangnya perusahaan, mendorong kreativitas anak muda dalam berekspresi, serta mampu mendorong perkembangan ekonomi Indonesia khususnya di bidang fashion UMKM.”

"Bagi UMKM, tetap semangat selalu konsisten dan nikmati setiap prosesnya, karena usaha tidak pernah mengkhianati hasil, seperti tagline Dobujack Enjoy the Pleasure," imbuh Delly.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Jane Aprilyani

Terbaru
TERPOPULER
TOPIK TERPOPULER