Kiat Bisnis Produsen Cokelat Barry Callebaut

Reporter: Jane Aprilyani
Jumat, 16 September 2022 | 15:15 WIB
Kiat Bisnis Produsen Cokelat Barry Callebaut


MOMSMONEY.ID - Memulai hingga menjalankan bisnis perlu persiapan yang matang. Mulai dari modal, bahan baku, perlengkapan dan peralatan usaha, hingga media untuk memasarkannya. Tak semudah membalikkan tangan, anda perlu kiat-kiat jitu. Terlebih ketika banyak pelaku bisnis yang berkecimpung di sektor usaha yang anda jalankan.

Salah satu pelaku bisnis yang mampu menjalankan hingga mengembangkan bisnisnya yaitu Barry Callebaut Group, produsen produk kakao dan cokelat berkualitas tinggi terkemuka di dunia. Berdiri sejak tahun 1996, Barry Callebaut Group melayani seluruh industri makanan, dari kalangan produsen makanan industri hingga pengguna cokelat artisan dan bertaraf profesional, seperti "chocolatier", pembuat kue, tukang roti, hotel, restoran dan katering. Merek-merek global yang melayani kebutuhan konsumen di segmen Gourmet ini adalah Callebaut® dan Cacao Barry®, Carma® serta spesialis dekorasi cokelat Mona Lisa®.

Sejak 2012, Barry Callebaut telah menginvestasikan lebih dari US$50 juta (atau Rp 741,8 miliar) dan saat ini memiliki lebih dari 700 karyawan di seluruh Indonesia. Barry Callebaut juga mengoperasikan pabrik pengolahan kakao di Bandung dan saat ini merupakan salah satu produsen terbesar di Indonesia.

Tak berhenti disitu, Barry Callebaut disebutkan memiliki pusat aplikasi kakao di Bandung yang dilengkapi dengan peralatan canggih, dapur demo, dan lini produksi skala kecil. Berbagai fasilitas tersebut membantu meningkatkan kesempatan kerja sama antara Barry Callebaut dengan para pelanggan dari kalangan industri.

Baca Juga: Where The Crawdads Sing, Film Misteri Thriller Baru Sedang Tayang di Bioskop!

Selain kegiatan bisnis kakao, Barry Callebaut juga memiliki dua pabrik produksi coklat di kawasan industri Gresik dan Rancaekek Sumedang. Barry Callebaut memproduksi cokelat untuk perusahaan konfeksioneri (produsen camilan manis) dan produsen makanan lainnya yang menggunakan cokelat sebagai salah satu bahan baku produksinya. Perusahaan juga menjadi mitra outsourcing bagi banyak produsen makanan Indonesia dengan kebutuhan produk cokelat berkualitas tinggi yang jumlahnya terus bertumbuh. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan Barry Callebaut telah memperluas kapasitas produksi pabrik cokelatnya.

Perusahaan Barry Callebaut juga mengimpor cokelat premium dari Eropa untuk pengguna cokelat artisanal dan profesional, seperti pembuat cokelat, chef, pembuat roti, hotel, restoran, dan katering. Produk gourmet ini telah mendorong pertumbuhan bisnis Barry Callebaut di Indonesia. Dari sisi volume, bisnis gourmet Barry Callebaut di Indonesia terus bertumbuh. Dalam empat tahun terakhir, pertumbuhan tersebut bahkan mencapai hingga dua kali lipat.

Selain itu, Barry Callebaut juga memiliki kegiatan bisnis lain seperti pusat pengumpulan biji kakao, pencarian dan pengadaan biji kakao, dan penyediaan fasilitator lapangan di Sumatera dan Sulawesi yang memberikan pelatihan kepada petani kakao lokal tentang  praktik  pertanian yang baik dan keberlanjutan.

Barry Callebaut optimistis mencetak pertumbuhan positif untuk bisnis kakao dan cokelat di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari kondisi industri yang diyakini akan semakin membaik pasca pandemi. “Kami yakin pasar kakao dan cokelat di Indonesia akan terus tumbuh. Permintaan pelanggan akan produk kakao dan cokelat kami berangsur-angsur kembali ke masa sebelum pandemi, dan optimisme konsumen yang meningkat terhadap ekonomi menjadi pertanda baik bagi produsen makanan seperti kami,” kata Ciptadi Sukono, Managing Director Barry Callebaut.

Faktanya, konsumsi cokelat tahunan di Indonesia saat ini hanya sekitar 0,3 kilogram per kapita. Namun, pasar cokelat di Indonesia masih mempunyai banyak potensi. 

Baca Juga: Kembali Main Film, Marshanda Akui Tertantang



 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Jane Aprilyani

Terbaru
TERPOPULER
TOPIK TERPOPULER