ads

Kenali Tanda Ikan Cupang Sedang Sekarat dan Cara Mengatasinya

Sumber: WikiHow
Selasa, 08 Maret 2022 | 11:50 WIB
Kenali Tanda Ikan Cupang Sedang Sekarat dan Cara Mengatasinya

ILUSTRASI. Sebelum akhirnya mati, ikan cupang biasanya akan memberikan pertanda dalam tubuhnya.


MOMSMONEY.ID - Umumnya, ikan cupang dapat hidup selama 3 tahun sampai 5 tahun dalam akuarium. Akan tetapi, jarang sekali ikan cupang dapat hidup lebih dari lima tahun.

Itu disebabkan beberapa faktor yang mengganggu kesehatan ikan cupang, seperti stress, akuarium tidak terawat, atau menderita suatu penyakit.

Sebelum akhirnya mati, ikan cupang biasanya akan memberikan beberapa pertanda yang ditunjukkan bahwa dia sedang tidak baik-baik saja atau bahkan sekarat. Misalnya ketika sedang stres. Ikan akan menunjukkan respons lesu dan tidak mau makan.

Baca Juga: Ini 5 Cara Mengatasi Stres pada Ikan Hias di Akuarium

Stres pada ikan cupang dapat disebabkan oleh kadar air dan oksigen yang tidak ideal dan nutrisi makanan yang tidak tepat. Selain stres, kematian ikan cupang juga dapat disebabkan oleh penyakit. Tanda-tanda ini dapat dilihat dari fisik ikan cupang.

Dilansir dari Wikihow.com, ketika seekor cupang terserang penyakit, warnanya akan terlihat pudar. Bahkan, warnanya bisa lenyap. Selain itu, sirip ikan juga robek dan berlubang. Ikan akan menguncupkan sirip ke bawah sebagai tanda mereka tidak dapat menggerakan siripnya.

Tanda lainnya, ikan cupang agar bergerak melambat. Bahkan cenderung berenang di bawah akuarium saja dan banyak berdiam. Ikan cupang yang sakit juga akan menunjukkan tanda munculnya bercak putih di bagian kepala dan mulut. Bercak putih ini merupakan tanda serangan parasit tertentu yang disebut ich.

Gejala fisik lainnya, mata ikan cupang tampak membengkak, seperti menonjol keluar dari kepalanya. Adapun insang ikan tidak mampu menutup rapat karena mengalami pembengkakan oleh suatu penyakit.

Baca Juga: Simak, Ini Tips Menggunakan Ikan Koi untuk Feng Shui yang Baik

Cara mengatasinya

Jika menemukan tanda-tanda tersebut pada ikan cupang, Anda masih memiliki harapan untuk mengatasinya. Pertama-tama, kenali gejala penyakit yang dialami ikan. Ini akan membantu untuk menentukan hal apa yang harus segera dilakukan.

Menghentikan pemberian makan selama beberapa hari dapat dilakukan untuk memberi waktu ikan mencerna dan mengeluarkan makanan lewat sistem tubuhnya. Setelah beberapa hari kondisi ikan membaik, berilah makanan hidup seperti ikan kecil atau cacing darah. Berikan secukupnya sebanyak dua hari sekali.

Untuk mengatasi infeksi jamur dan pembusukan sirip, langkah pertama yang dilakukan adalah mengganti air. Anda juga perlu membersihkan akuarium sebelum mengisinya kembali. Pemberian obat khusus untuk ikan cupang juga dianjurkan. Anda dapat membelinya di toko perlengkapan ikan hias.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anggi Miftasha

Terbaru
TERPOPULER