Jelang Right Issue di Kuartal IV 2022, Kinerja Bank Neo Commerce Semakin Meningkat

Reporter: Danielisa Putriadita
Jumat, 23 September 2022 | 13:23 WIB
Jelang Right Issue di Kuartal IV 2022, Kinerja Bank Neo Commerce Semakin Meningkat

ILUSTRASI.


MOMSMONEY.ID -  PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) salah satu bank digital terdepan di Indonesia secara konsisten menunjukkan pertumbuhan kinerja yang positif jelang Right Issue di kuartal IV 2022 mendatang. Bahkan dalam tiga bulan terakhir BNC terus membukukan laba.

Memasuki penghujung kuartal III-2022, BBYB menunjukkan pertumbuhan yang semakin meningkat, khususnya jelang right issue yang dilaksanakan di kuartal IV-2022. BBYB akan melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD), dengan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 5 miliar lembar saham baru. Dana yang didapat dari PMHMETD ini akan digunakan BBYB untuk memperkuat modal inti serta untuk modal kerja pengembangan Usaha Perseroan antara lain berupa penyaluran kredit dan kegiatan operasional perbankan lainnya.

Pelaksanaan right issue ini juga guna pemenuhan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/POJK. 03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum yang mewajibkan setiap bank umum memiliki modal inti minimum sebesar Rp 3 triliun hingga akhir tahun 2022.

Untuk mengembangkan usaha, BBYB aktif mengeluarkan produk dan fitur inovatif di aplikasi neobank, yang terbaru yaitu fitur pembayaran QRIS. Konsistensi BBYB dalam memperkenalkan berbagai fitur inovatif tentunya berimbas terhadap peningkatan indikator kinerja Perseroan.

Baca Juga: Di Aplikasi Mobile Banking Bank Neo, Nasabah Bisa Beli Emas Hingga Pinjam Kredit

Hal ini tercermin dalam laporan keuangan di bulan Agustus 2022, terlihat dari kenaikan atas pendapatan berbasis komisi (fee based income) sebesar 11,05% menjadi Rp 230,9 miliar di Agustus 2022 dibandingkan dengan posisi Juli 2022, yang sebesar Rp207,9 miliar dan naik 88,10% dari Rp122,8 miliar di Desember 2021. Hal ini membuktikan bahwa fitur dan produk tersebut aktif digunakan oleh nasabah BBYB yang saat ini sudah berjumlah lebih dari 19 juta.

Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Tjandra Gunawan, mengatakan BBYB berkomitmen untuk mematuhi peraturan dan perundangan yang berlaku, termasuk kewajiban pemenuhan modal inti.

"Saat ini kami sudah ditengah-tengah proses pelaksanaan Right Issue dan tentunya akan rampung di kuartal IV tahun ini," kata Tjandra dalam keterangan tertulis, Jumat (23/8).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Danielisa Putriadita

Terbaru
TERPOPULER
TOPIK TERPOPULER