Inilah 5 Pengganti Gula yang Aman dikonsumsi Penderita Diabetes

Reporter: Helvana Yulian
Minggu, 05 Desember 2021 | 09:15 WIB
Inilah 5 Pengganti Gula yang Aman dikonsumsi Penderita Diabetes

MOMSMONEY.ID - Pengganti gula atau pemanis rendah kalori bisa menjadi alternatif untuk penderita diabetes agar bisa menikmati makanan dan minuman manis dengan pengaruh minimal terhadap kadar gula darah.  

Kemenkes RI menyarankan kebutuhan gula harian untuk orang yang sehat dalam sehari tidak lebih dari 50 gram, atau setara dengan 4 sendok makan. Jika memiliki diabetes, ada batasan Anda mungkin harus dikurangi lagi. 

Menggunakan pengganti gula untuk diabetes adalah salah satu cara agar penderita diabetes bisa menikmati makanan dan minuman manis secara lebih aman.  

Penderita diabetes harus mengontrol kadar gula darahnya. Hal ini penting untuk mencegah komplikasi diabetes. Berikut ini beberapa pilihan pengganti gula untuk diabetes yang aman untuk dikonsumsi, dilansir dari Health Focus.

Baca Juga: Waspada! Ini Dia 5 Gejala Awal Diabetes yang Sering Tidak Disadari

1. Sukralosa

Sukralosa adalah pemanis buatan yang terbuat dari sukrosa. Sukralosa memiliki kalori yang rendah, dengan tingkat kemanisan 600 kali lebih manis dari gula biasa. Itu sebabnya, sukralosa sering dijadikan pengganti gula untuk diabetes. 

Jika sebagian besar pemanis buatan tidak tahan terhadap suhu tinggi, berbeda dengan sukralosa yang tahan panas. 

Jadi, untuk memasak makanan bagi penderita diabetes, sukralosa bisa digunakan. Gula untuk diabetes jenis sukralosa ini tergolong aman dengan batas toleransi konsumsi 5 mg/kg berat badan.  

2. Aspartame

Aspartame adalah pemanis buatan yang 200 kali lebih manis dari gula pasir. Pemanis ini sudah sering digunakan pada berbagai produk makanan, termasuk diet soda. 

Aspartame tidak aman dikonsumsi untuk orang yang memiliki penyakit genetik langka phenylketonuria (menyebabkan asam amino phenylalanine menumpuk di dalam tubuh). 

FDA mengatakan bahwa aspartame aman dikonsumsi dengan batas asupan harian 50 mg per kg (berat tubuh). Aspartame juga termasuk pemanis buatan yang mudah ditemukan di pasaran.  

3. Tagatose

Tagatose adalah pemanis buatan dalam bentuk fruktosa yang memiliki tingkat kemanisan 90% lebih manis dari sukrosa. Beberapa penelitian menyatakan bahwa gula untuk diabetes jenis tagatose juga memiliki indeks glikemik yang rendah. 

Bahkan, hal itu bisa sekaligus membantu penanganan obesitas. Produsen sering menggunakan tagatose dalam makanan sebagai pemanis rendah kalori.

Akan tetapi, tagatose sebenarnya bisa Anda temukan secara alami dalam buah apel, jeruk, dan nanas.  

Baca Juga: 5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Ibu Hamil di Trimester Pertama Kehamilan

4. Sakarin

Sakarin adalah pemanis buatan lain yang cukup populer. Sakarin bebas kalori dan 200-700 kali lebih manis dibandingkan dengan gula pasir. Menurut FDA, batas asupan harian sakarin adalah 5 mg per kg berat badan. Sakarin termasuk pemanis buatan yang mudah ditemukan di pasaran. 

5. Neotame

Neotame adalah pemanis buatan rendah kalori yang 7000-13000 kali lebih manis dibandingkan dengan gula pasir. Menurut FDA, neotame dapat digunakan sebagai pemanis dan penambah rasa semua jenis makanan kecuali daging, termasuk daging ayam. 

Punya diabetes bukan berarti Anda tidak bisa menikmati makanan manis. Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan pengganti gula, seperti pemanis buatan, tapi tetap dengan jumlah yang dibatasi. 

Pengganti gula untuk diabetes idealnya memiliki kalori yang rendah. Dengan demikian, kadar gula darah Anda tidak akan melonjak terlalu tinggi. 

Selanjutnya: 9 Pilihan HP RAM 4GB harga 1 jutaan terbaik 2021: Redmi 10, POCO M3, Narzo 30A

Editor: Helvana Yulian
Terbaru