Gejala Penyakit Tuberculosis (TBC) yang Perlu Anda Waspadai

Reporter: Helvana Yulian
Rabu, 18 Agustus 2021 | 08:18 WIB
Gejala Penyakit Tuberculosis (TBC) yang Perlu Anda Waspadai

ILUSTRASI. Gejala tuberculosis yang perlu Anda waspadai. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/kye/17

MOMSMONEY.ID - Tuberkulosis (TB) yang juga dikenal dengan singkatan TBC merupakan penyakit menular yang menyebabkan masalah kesehatan terbesar kedua di dunia setelah HIV. 

Penyakit ini disebabkan oleh basil dari bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis sendiri dapat menyerang bagian tubuh manapun, tetapi yang tersering dan paling umum adalah infeksi tuberkulosis pada paru-paru.

Penyebaran penyakit ini dapat terjadi melalui orang yang telah mengidap TBC. Kemudian, batuk atau bersin menyemburkan air liur yang telah terkontaminasi dan terhirup oleh orang sehat yang kekebalan tubuhnya lemah terhadap penyakit tuberkulosis. 

Walaupun biasanya menyerang paru-paru, tetapi penyakit ini dapat memberi dampak juga pada organ tubuh lainnya, seperti sistem saraf pusat, jantung, kelenjar getah bening, dan lainnya.

Apabila sistem imun tubuh ternyata tidak dapat menahan perkembangan bakteri, infeksi akan kembali aktif dan jumlah bakteri akan bertambah banyak dalam waktu cepat. Akibatnya, dinding granuloma akan runtuh dan bakteri akan menyebar dan merusak sel-sel sehat di paru-paru.

Baca Juga: Penyebab Hipertensi yang Harus Anda Waspadai

Ada beberapa gejala TBC paru yang perlu Anda waspadai, antara lain. 

1. Batuk parah yang berlangsung selama lebih dari tiga minggu

2. Dada terasa sakit 

3. Dahak ada darahnya 

4. Sesak napas 

5. Berat badan turun tanpa sebab jelas 

6. Tidak nafsu makan 

7. Mual dan muntah 

8. Mudah lelah atau sering lemas 

9. Badan kerap demam dan menggigil 

10. Tubuh banyak berkeringat, terutama di malam hari 

Orang yang mengidap TBC paru belum tentu selalu bergejala. Terkadang ada penyakit jenis TBC laten. Orang dengan TBC laten tidak bisa menularkan penyakitnya dan tidak merasakan ciri-ciri TBC laten karena daya tahan tubuhnya kuat. Tapi, sistem imunnya melemah, tidak menutup kemungkinan TBC laten bisa berkembang menjadi penyakit TBC aktif.

Baca Juga: Manfaat Buah Anggur Bisa Melemahkan Sel Kanker

Langkah utama yang bisa dilakukan untuk mencegah TBC adalah dengan menerima vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin). Di Indonesia, vaksin ini termasuk dalam daftar imunisasi wajib dan diberikan sebelum bayi berusia tiga bulan. 

Vaksin BCG juga dianjurkan bagi anak-anak, remaja, ataupun orang dewasa yang belum pernah menerimanya pada waktu bayi. Namun, harap diingat bahwa efektivitas vaksin ini akan berkurang pada orang dewasa.

Selanjutnya: 5 Makanan yang Baik untuk Penderita Penyakit Liver

Editor: Helvana Yulian
Terbaru