Berbagai Penyebab Rambut Rontok Parah yang Jarang Disadari

Reporter: Helvana Yulian
Senin, 08 November 2021 | 12:28 WIB
Berbagai Penyebab Rambut Rontok Parah yang Jarang Disadari

ILUSTRASI. Berbagai Penyebab Rambut Rontok Parah yang Jarang Disadari

MOMSMONEY.ID - Penyebab rambut rontok yang paling umum adalah stres dan faktor keturunan. Dalam beberapa kasus, penanganan penyebab rambut rontok dapat diatasi dengan cara sederhana.

Menurut American Academy of Dermatology, kerontokan yang terbilang normal adalah kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut setiap hari.

Bahkan, seseorang dapat kehilangan hingga 250 helai saat sedang mencuci rambut. Namun, ada beberapa masalah kesehatan yang dapat menjadi penyebab rambut rontok terjadi secara terus menerus, seperti berikut ini.

Baca Juga: Waspada! 5 Penyakit Autoimun yang Rentan Menyerang Perempuan

1. Perubahan hormon

Perubahan hormon saat hamil, melahirkan, menyusui, dan menopause dapat menjadi penyebab rambut rontok pada wanita.

Di samping itu, penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga bisa menimbulkan kerontokan rambut. Kondisi medis ini bisa menyebabkan tumbuhnya kista di dalam rahim.

2. Gangguan tiroid

Menurut American Academy of Dermatology, gangguan tiroid, seperti hipertiroid dan hipotiroid, dapat menjadi penyebab rambut rontok parah.

Gejala ini juga ditandai dengan kerontokan pada bulu mata hingga penipisan rambut tubuh. Setelah kondisi ini ditangani dengan baik, biasanya gejala rambut rontok parah mulai berkurang.

3. Alopecia Areata

Melansir Harvard Health Publishing, alopecia areata adalah kelainan kulit yang dapat menjadi penyebab rambut rontok, paling sering terjadi di kulit kepala.

Biasanya, area botak muncul tiba-tiba dan hanya memengaruhi area terbatas. Sekitar 60% orang yang menderita alopecia areata biasanya mengalami episode kerontokannya yang pertama di bawah umur 20 tahun.

4. Kekurangan nutrisi

Kekurangan nutrisi dapat menjadi penyebab rambut rontok parah. Melansir Dermatology Practical & Conceptual, diet ekstrem yang terlalu rendah protein dan vitamin tertentu, seperti zat besi, terkadang dapat menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan.

Baca Juga: Manfaat dan Kandungan Nutrisi Biji Selasih untuk Kesehatan Tubuh

5. Stres

Apa pun jenis stres, baik secara psikis dan fisik bisa menjadi penyebab rambut rontok parah.

Kerontokan rambut akibat stres biasanya hanya berlangsung sementara. Jika stres berakhir, tubuh Anda akan menyesuaikan diri dan kerontokan rambut akan berhenti.

Menurut Richard S. Greene, MD, co-chairman Advanced Dermatology Management dan mitra pengelola di Skin and Cancer Associates in Plantation, sebelum mengaitkan penyebab rambut rontok dengan penyakit, ada baiknya Moms mengonsultasikan pada dokter kulit terlebih dahulu.

Hal ini karena penyebab rambut rontok sangat luas, dan dipengaruhi berbagai faktor. Jadi temukan penyebabnya, baru kemudian sembuhkan.

Selanjutnya: Ikuti 5 Tips Ini Agar Rambut Tidak Mengembang

Editor: Helvana Yulian
Terbaru