Apakah Kosmetik yang Anda Pakai Halal? Cari Tahu di Sini

Reporter: Ana Risma
Kamis, 29 Juli 2021 | 19:16 WIB
Apakah Kosmetik yang Anda Pakai Halal? Cari Tahu di Sini

ILUSTRASI. Kosmetik halal. REUTERS/Neil Hall

MOMSMONEY.ID - Makeup yang terjamin kehalalannya wajib hukumnya untuk digunakan oleh para umat muslim. Pasalnya, makeup yang halal sudah pasti bebas najis sehingga aman jika digunakan sekali pun untuk ibadah.

Mengetahui secara pasti kehalalan suatu produk makeup tentu tidak bisa dilakukan secara kasat mata. Diperlukan tindakan pengujian lebih lanjut untuk membuktikan keamanan dan kehalalan produk tersebut.

Namun, Moms tenang saja. Alih-alih mengujinya sendiri, Moms bisa kok mengecek halal atau tidaknya sebuah kosmetik dengan mencermati kriteria kosmetik halal menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca Juga: Awas Jerawat! Begini Akibatnya Jika Malas Menghapus Makeup Sebelum Tidur

Melansir website halalmui.org, berikut cara memilih kosmetik halal menurut Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI:

Periksa logo halal pada kemasan

Cara paling mudah untuk mengecek status halal pada sebuah produk kosmetik adalah dengan melihat logo halal yang ada pada kemasannya.

Sebelum memutuskan untuk membeli makeup, pastikan untuk memeriksa terlebih dahulu apakah pada kemasannya ada label halal dari MUI atau tidak. Jika ada, sudah dapat dipastikan bahwa produk tersebut aman dan bebas dari kontaminasi bahan najis atau non-halal.

Perhatikan komposisi bahan utama

Ketika sedang menggenggam sebuah produk makeup, jangan sungkan untuk melihat-lihat bagian komposisinya.

Pastikan kosmetik yang hendak Moms beli atau gunakan mengandung bahan utama yang berasal dari tumbuhan atau botanical ingredient seperti herbs, roots, flowers, fruits, leaves, dan seeds. Bahan-bahan tersebut termasuk boleh digunakan sepanjang tidak tercampur dengan enzim dari hewan.

Selain itu, terdapat berbagai bahan yang tidak boleh dimakan namun diperbolehkan untuk digunakan pada produk kosmetik / obat. Menurut fatwa MUI, bahan-bahan tersebut meliputi plasenta hewan halal, bulu (rambut, tanduk dari bangkai hewan), bekicot, cacing, plasma darah, telur ayam yang berembrio (embryonated chicken eggs), kokon / kepompong ulat sutra (silkworm cocoons), serta partikel emas.

Baca Juga: 5 Tips untuk Membuat Tampilan Lipstick Lebih Tahan Lama

Ingat bahwa produk yang 100% alami belum tentu halal

Produk kosmetik dengan label 100% alami belum tentu berstatus halal. Pasalnya, tak hanya tumbuh-tumbuhan saja yang bersifat alami melainkan ekstrak hewan juga dikategorikan sebagai bahan natural.

Terdapat beberapa bahan yang dianggap mushbooh (meragukan / mencurigakan) karena biasanya berasal dari hewan. Adapun beberapa nama teknis dan nama paten untuk bahan-bahan yang dikategorikan mushbooh antara lain allantoin (alantoin), asam amino, cholesterol, kolagen, colours/dye, cystine (sistina), elastine, gelatine (gelatin), glycerine (gliserin), hyaluronic acid (asam hialuronat), hydrolysed animal protein, keratin, lanolin, lypids, oleic acid (asam oleat), stearic acid (asam stearat), stearyl alcohol, tallow (lemak hewan), dan vitamin A.

Pilih produk bersertifikat legal

Selain label halal, penting juga untuk memilih kosmetik yang telah memiliki sertifikat legal.

Tanda sebuah produk sudah bersertifikat legal yakni adanya nomor pendaftaran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Cek nama dan alamat produsen

Nama dan alamat produsen harus tercantum secara jelas dalam label kemasan sehingga mengindikasikan kemudahan akses bagi konsumen untuk memperoleh informasi lanjutan mengenai produk yang bersangkutan.

Jika Moms menemui produk yang tidak jelas asal-usulnya, lebih baik dihindari saja ya Moms.

Hindari produk yang komposisinya terindikasi non-halal

Melakukan pengecekan secara detail memang amat perlu dilakukan guna menghindari produk kosmetik yang tidak sesuai syariat.

Ada beberapa bahan yang sudah ditetapkan haram oleh LPPOM MUI dan wajib untuk dihindari. Bahan tersebut bernama Sodium Heparin dan Plasenta. Sodium Heparin berasal dari babi, sedangkan plasenta biasanya berasal dari manusia.

Itulah kriteria kosmetik yang aman dan halal untuk digunakan. Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, jangan lupa juga untuk membeli produk kosmetik yang original di toko-toko yang terpercaya ya Moms.

Selanjutnya: Tipe Kulit Berminyak Tak Perlu Pakai Pelembab? Simak Penjelasannya

 

 

 

 

 

Editor: Ana Risma
Terbaru