Apa itu Jam Kiamat? Ilmuwan Atom Menyetel Ulang Doomsday Clock Hari Ini

Sumber: Reuters
Selasa, 24 Januari 2023 | 08:16 WIB
Apa itu Jam Kiamat? Ilmuwan Atom Menyetel Ulang Doomsday Clock Hari Ini

ILUSTRASI. Apa itu Jam Kiamat? Ilmuwan atom akan menyetel ulang Doomsday Clock hari ini Selasa (24/1). REUTERS/Clodagh Kilcoyne.


MOMSMONEY.ID - Apa itu Jam Kiamat? Ilmuwan atom akan menyetel ulang Doomsday Clock atau Jam Kiamat pada hari ini Selasa (24/1).

Ilmuwan atom akan menyetel ulang Jam Kiamat dengan perkiraan seberapa dekat mereka percaya umat manusia pada 2023 akan musnah karena ancaman eksistensial seperti perang nuklir dan perubahan iklim.

Apa itu Jam Kiamat?

Mengutip Reuters, Jam Kiamat adalah arloji simbolis yang menunjukkan seberapa dekat dunia akan berakhir. Tengah malam menandai titik teoritis pemusnahan.

Ancaman apokaliptik bisa muncul dari ketegangan politik, senjata, teknologi, perubahan iklim, dan bahkan penyakit pandemi.

Jarum jam digerakkan lebih dekat atau lebih jauh dari tengah malam berdasarkan pembacaan para ilmuwan tentang ancaman yang ada pada waktu tertentu.

Baca Juga: WHO: 5 Miliar Orang Punya Risiko Penyakit Jantung Lebih Tinggi Akibat Lemak Trans

Bagaimana mengatur Jam Kiamat?

Sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat, bernama Bulletin of the Atomic Scientists memperbarui waktu setiap tahun berdasarkan informasi mengenai risiko bencana bagi planet dan umat manusia dan menampilkan "waktu" di situs webnya.

Dewan ilmuwan dan ahli lainnya dalam teknologi nuklir dan ilmu iklim, termasuk 13 pemenang Nobel, mendiskusikan peristiwa dunia dan menentukan di mana harus meletakkan jarum jam setiap tahun.

Jam itu dibuat pada tahun 1947 oleh sekelompok ilmuwan atom, termasuk Albert Einstein, yang telah bekerja di Proyek Manhattan untuk mengembangkan senjata nuklir pertama di dunia selama Perang Dunia II.

Baca Juga: Angka Keberuntungan dan Kesialan Berbagai Shio di Tahun 2023

Pukul berapa sekarang?

Pada 100 detik hingga tengah malam, Jam Kiamat sekarang menjadi yang paling dekat dengan tengah malam. Posisi jarum jam itu disetel pada 2020 dan tetap di sana sejak itu.

Tahun ini, pengaturannya akan mencerminkan untuk pertama kalinya sejak 2020, di mana invasi Rusia ke Ukraina telah menghidupkan kembali ketakutan akan perang nuklir.

Jam Kiamat mulai berdetak, lebih dari 75 tahun yang lalu, awalnya disetel pada tujuh menit menjelang tengah malam.

Pada 17 menit hingga tengah malam, waktu menunjukkan hari kiamat pada 1991, ketika Perang Dingin berakhir dan Amerika Serikat dan Uni Soviet menandatangani Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis yang secara substansial mengurangi persenjataan senjata nuklir kedua negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: S.S. Kurniawan

Terbaru
TERPOPULER