ads

Aneka Sajian Menu Daging Sapi Khas Indonesia

Sumber: Pemerintah Aceh,Portal Informasi Indonesi
Senin, 19 Juli 2021 | 16:29 WIB
Aneka Sajian Menu Daging Sapi Khas Indonesia

ILUSTRASI. Masakan daging sapi khas Indonesia. (Sumber: kompas.com)


MOMSMONEY.ID - Saat merayakan Idul Adha, Anda pasti mulai berencana akan mengolah menu daging kurban. Jangan khawatir, Indonesia punya banyak menu khas daging yang bisa menginspirasi menu Anda di rumah.

Salah satunya adalah olahan daging sapi. Beberapa menu khas di Indonesia biasanya mengandalkan daging sapi sebagai menu andalan seperti rendang, aneka soto, dan sop. Jika Anda tertarik, yuk simak beberapa menu daging sapi khas Indonesia di bawah ini.   

Rendang

Anda tentu sudah tak asing dengan menu favorit satu ini. Rendang merupakan olahan daging khas   Sumatera Barat yang menjadi primadona di dunia.

Menu ini dibuat menggunakan daging sapi yang diolah dengan aneka bumbu dan rempah-rempah seperti kunyit, daun jeruk, kayu manis, serai, dan lain-lain.

Ciri khas daging rendang lainnya adalah dimasak dengan santan kelapa berjam-jam untuk mendapatkan cita rasa yang gurih. Karena metode masak ini, daging rendang menjadi awet disimpan hingga berminggu-minggu.

Baca Juga: Mengelola Keuangan dengan Konsep Syariah agar Bahagia Dunia Akhirat

Sop Konro

Dilansir indonesia.go.id, sop konro adalah masakan berkuah dengan bahan dasar tulang iga berbalut daging dan berbumbu rempah-rempah asal Makasar.

Hampir sama seperti rawon, kuah hitam kecoklatan dari menu ini juga berasal dari kepayang (kluwek). Sementara rempah lain yang digunakan seperti ketumbar, pala, kunyit, kencur, kayu manis, asam, daun lemon, cengkih, dan daun salam.

Sop konro biasanya dihidangkan seperti soto dengan pelengkap nasi putih, bihun, perkedel, dan jeroan. Umumnya juga disantap dengan ikan bolu. Ikan bolu adalah bahasa Bugis dari ikan bandeng.  

Sie Ruboh

Dilansir acehprov.go.id, sie ruboh adalah menu khas orang Aceh Besar. Menu ini terbuat dari daging sapi yang telah diawetkan dengan cara direbus dengan cuka terlebih dahulu. Kemudian daging dimasak kembali atau digoreng sesuai selera. Sie ruboh jika disimpan, dapat bertahan selama setahun loh, Moms.

Babat Gongso

Jika kebetulan Anda mendapat jeroan, tak ada salahnya untuk mencoba mengolahnya menjadi babat gongso. Babat gongso adalah menu khas dari Semarang.

Agar babat empuk, babat harus dimasak lebih dulu dengan presto selama 20 menit. Bumbu babat gongso terdiri dari bawang merah, daun salam, lengkuas, serai, kecap manis, dan penyedap rasa. Cita rasa masakan ini adalah pedas dan gurih. Pasti enak disantap dengan nasi putih hangat dan krupuk.

Baca Juga: Resep Sate Kambing Bumbu Kecap yang Lezat di Momen Idul Adha

Rawon

Rawon adalah menu khas Jawa Timur. Olahan makanan ini berupa kuah hitam yang dihasilkan dari campuran kepayang (keluak). Selain itu, beberapa rempah lain juga turut ditambahkan seperti jahe, lengkuas, serai, kemiri, bawang merah, dan daun salam.

Isinya berupa potongan daging sapi dan daun so. Rasanya gurih dan sedikit manis karena kecap manis. Makanan ini lebih enak disantap saat masih panas dengan nasi putih. Adapun lauk pelengkap yaitu tauge, telur asin, sambal terasi, dan krupuk.

Se’i Sapi

Kuliner se’i berasal dari Pulau Timor yang biasanya menggunakan daging babi. Namun, ketika makanan ini populer, se’i kemudian banyak diolah dari daging sapi. Cara memasaknya tetap sama, yakni dengan mematangkan daging menggunakan arang yang diletakkan jauh dari tempat memanggangnya. Se’i di NTT biasanya dibuat tawar, tetapi tetap terasa gurih.

Se’i sapi disantap dengan sayur tumis bunga pepaya dan sambal lu’at, yakni sambal jeruk khas Kupang. Namun, Anda bisa mengganti varian sambalnya dengan sambal terasi, sambal hijau, atau sambal matah. Tentu saja dengan nasi putih hangat.

Selanjutnya: Tips Merayakan Idhul Adha di Rumah Ala Tiket.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anggi Miftasha

Terbaru
TERPOPULER