Ada Kereta Cepat Jakarta Bandung, Bagaimana Nasib Kereta Api Argo Parahyangan?

Reporter: Benedicta Prima
Selasa, 24 Januari 2023 | 10:00 WIB
Ada Kereta Cepat Jakarta Bandung, Bagaimana Nasib Kereta Api Argo Parahyangan?

ILUSTRASI.


MOMSMONEY.ID - Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan beroperasional pada tahun ini, tepatnya Juni 2023. Bagaimana nasib Kereta Api Argo Parahyangan? Kabarnya, ada rencana pemerintah untuk menghentikan operasional kereta yang satu ini. 

Usai kabar tersebut beredar pada Desember 2022, baru-baru ini Anies Baswedan membuat cuitan di akun Twitternya. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengunggah fotonya yang sedang berada di Kereta Api Argo Parahyangan.

"Semoga Argo Parahyangan yang menyenangkan ini tetap bisa kita naiki di tahun-tahun mendatang," tulisnya pada 22 Januari 2023. 

Baca Juga: Jadwal Tayang dan Sinopsis Film Soulmate, Dibintangi Kim Da Mi dan Byeon Woo Seok

Lewat cuitan tersebut, nampak ada harapan supaya Kereta Api Argo Parahyangan tak benar-benar disuntik mati. Meski, melansir Kompas.com, beberapa pejabat Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN masih membantah ada rencana penghentian Argo Parahyangan pada Desember 2022.

Salah satunya, Plt Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Risal Wasal yang mengatakan, belum ada program menghentikan KA Argo Parahyangan

Mengutip Kontan.co.id, pada Desember 2022, pemerintah menargetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan beroperasi pada 2023.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi menyatakan, untuk tiga tahun pertama, tarif tiket dibanderol mulai Rp 125.000 untuk rute dekat dan Rp 250.000 untuk rute jauh. 

Setelah tiga tahun tersebut, tarif tiket akan disesuaikan menjadi Rp 350.000 untuk rute paling jauh dan Rp 150.000 untuk rute dekat. Kereta ini ditargetkan bisa melayani 31.125 penumpang per hari, dengan 68 rangkaian kereta per hari.

Sementara jam operasional mulau pukul 05.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB, melalui 4 stasiun yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegal Luar. 

Dilansir dari Kontan.co.id, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Arief Anshory Yusuf meminta pemerintah jangan terlalu cepat ambil keputusan menyuntik mati Kereta Api Argo Parahyangan.

Menurutnya, pemerintah perlu membiarkan pelanggan memilih Kereta Cepat Jakarta Bandung atau KA Parahayangan secara alamiah. 

Apalagi, Kereta Cepat Jakarta Bandung dan Kereta Api Parahyangan memiliki pelayanan yang berbeda. Argo Parahyangan memberikan transportasi antar pusat kota tanpa harus transit menggunakan moda transportasi pengumpan (feeder).

Mengacu laman Traveloka, KA Argo Parahyangan merupakan kereta yang melayani perjalanan Jakarta-Bandung dalam waktu sekitar 3 jam.

Kereta Api Argo Parahyangan merupakan kereta kelas eksekutif satu-satunya Jakarta-Bandung, meski ada juga kelas ekonominya. Kereta ini mampu mengangkut 8.300-11.000 penumpang dengan 10 kali perjalanan pulang pergi. 

Baca Juga: Laptop Tak Mau Mati? Begini Cara Memperbaiki Windows 11 Tidak Bisa Di-Shut Down

Tarif tiket Kereta Api Argo Parahyangan dibanderol mulai dari Rp 80.000 untuk kelas ekonomi dan Rp 100.000-Rp 120.000 per orang untuk kelas eksekutif.

Selain itu, Kereta Api Argo Parahyangan ternyata juga memiliki kelas Luxury yang dibanderol dengan tarif Rp 750.000. 

Demikian informasi mengenai nasib Kereta Api Parahyangan. Kita tunggu saja bagaimana operasional selanjutnya jika Kereta Cepat Jakarta Bandung telah aktif. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Benedicta Alvinta

Terbaru
TERPOPULER