ads

7 Kesalahan Dekorasi Kamar Anak yang Bikin Kamar Terlihat Membosankan

Reporter: Kania Paramahita
Kamis, 24 Maret 2022 | 15:49 WIB
7 Kesalahan Dekorasi Kamar Anak yang Bikin Kamar Terlihat Membosankan

ILUSTRASI. Berikut kesalahan dekorasi kamar anak yang sebaiknya dihindari setiap orang tua. Foto: Instagram @decolookbook


MOMSMONEY.ID - Bagi sebagian besar orang, mendekorasi kamar tidur adalah kegiatan yang menyenangkan karena kita bebas berkreasi dengan tampilan kamar.

Mendekorasi kamar anak pun juga sama-sama menyenangkan. Karena anak-anak cenderung memiliki imajinasi yang luas dan senang bermain-main dengan lingkungannya, mendekorasi kamar anak butuh kecermatan khusus supaya dapat mengakomodasi kebutuhan dan keinginan mereka.

Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati supaya tidak terjebak dalam kesalahan-kesalahan tertentu. Kesalahan ini dapat membuat kamar tidur anak terlihat membosankan, sehingga tidak mencerminkan jiwa dan semangat khas anak-anak.

Baca Juga: Ingin Interior Rumah Terlihat Lebih Modern? Ikuti 5 Tips Ini!

Ingin tahu kesalahan apa saja yang dimaksud? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mendekorasi dengan berlebihan

Sama seperti mendekorasi rumah pada umumnya, mendekorasi kamar anak dengan berlebihan juga tidak disarankan. Mengutip laman Alure.com, kamar tidur yang didekorasi dengan berlebihan akan membuat kamar terasa sempit dan sesak, sehingga mengurangi ruang gerak anak saat berada di dalam kamar.

Terpaku dengan tema dekorasi tertentu

Biasanya, anak-anak menyukai kamar tidur dengan tema tertentu, seperti istana putri, tokoh kartun, atau suasana bawah laut.

Jika Anda terlalu terpaku dengan suatu tema, bisa jadi di masa depan anak Anda akan bosan sehingga kamar tidur harus didekorasi ulang. Jika anak Anda menyukai suatu tema, cobalah gunakan beberapa pernak-pernik yang berhubungan dengan tema tersebut sehingga tidak mendominasi seluruh tampilan kamar tidur.

Menggunakan kain warna terang

Anak-anak terkenal suka mencorat-coret dan mengotori lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, sebaiknya hindari menggunakan kain dengan warna yang terlalu terang dan bersih di kamar anak, misalnya pada sprei, tirai, hingga bantal dan sofa (jika ada).

Baca Juga: Tips Memaksimalkan Ruang di Dapur Kecil, Tak Terasa Sempit!

Menggunakan gaya yang terlalu dewasa

Dikutip dari Real Estate Australia, adakalanya Anda menginginkan gaya dekorasi kamar anak yang bisa bertahan lama hingga si anak tumbuh besar. Namun, hal tersebut bukan berarti Anda harus menggunakan gaya yang terlalu dewasa. Sebaiknya, tetap tambahkan pernak-pernik ruangan yang memberi kesan ceria khas anak-anak di kamar.

Tidak menggunakan cat warna netral

Kamar anak biasanya identik dengan warna-warna yang mencolok dan tidak biasa. Meskipun warna-warna tersebut membuat kamar anak terlihat hidup, cobalah mempertimbangkan untuk menggunakan warna cat dinding yang cenderung lebih netral dan lembut sehingga Anda tidak perlu sering-sering mengganti warna cat, seperti abu-abu muda, hijau pastel, bahkan pink atau biru pucat yang terlihat lebih modern.

Baca Juga: Tidur Makin Nyenyak, Berikut 3 Tips Memilih Sprei yang Tepat!

Tidak menggunakan furnitur yang fleksibel

Anak-anak memiliki laju pertumbuhan badan yang cepat, sehingga penggunaan furnitur di kamar mereka perlu dipertimbangkan dengan baik. Melansir Parenthood Malaysia, sebaiknya gunakan furnitur yang multifungsi dan bisa digunakan selama bertahun-tahun setelah anak tumbuh besar. Jika memungkinkan, pilih furnitur dengan warna netral.

Tidak memikirkan ruang penyimpanan

Anak-anak biasanya memiliki banyak mainan dan benda-benda yang kerap berceceran di seluruh rumah. Untuk mengatasi problem rumah yang berantakan, Anda dapat menambahkan ruang penyimpanan di dalam kamar tidur supaya mereka bisa belajar menyimpan barang dengan rapi di kamarnya.

Itulah beberapa kesalahan yang kerap terjadi saat mendekorasi kamar anak. Yuk, mulai hindari kesalahan tersebut mulai sekarang!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Kania Paramahita

Terbaru
TERPOPULER