ads

5 Tips untuk Menjadi Orang Tua yang Lebih Tenang

Reporter: Ana Risma
Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:13 WIB
5 Tips untuk Menjadi Orang Tua yang Lebih Tenang

ILUSTRASI. 5 Tips untuk Menjadi Orang Tua yang Lebih Tenang.


MOMSMONEY.ID - Terkadang, para orang tua gemar membentak anak-anak mereka karena bentakan dianggap sebagai salah satu cara yang tepat untuk mengungkapkan kemarahan dan frustasi. Meski hal tersebut bukanlah keinginan mereka yang sesungguhnya, namun kewalahan dalam pengasuhan tak jarang menyebabkan orang tua kehilangan kendali dan bertindak berlebihan.

Faktanya, orang tua yang suka berteriak akan membuat anak mereka menjadi lebih agresif baik secara fisik maupun verbal. Bahkan, kebiasaan berteriak akan menyebabkan efek negatif jangka panjang pada anak seperti kecemasan, harga diri rendah, dan peningkatan agresi.

Maka dari itu, menjadi orang tua yang tenang perlu benar-benar Anda usahakan karena karakter ini akan membuat anak merasa dicintai dan diterima meskipun mereka berperilaku buruk. Dilansir dari Child Development Institute, inilah 5 tips untuk menjadi orang tua yang lebih tenang.

Baca Juga: Anak Balita Anda Susah Tidur Siang? Coba 4 Tips Ini untuk Mengatasinya

1. Ciptakan waktu untuk diri sendiri

Sebagai orang tua, Anda tentu membutuhkan waktu sendiri untuk menenangkan diri sejenak dari urusan pekerjaan maupun pengasuhan.

Menepilah dan bernapaslah dalam-dalam selama beberapa menit untuk menjernihkan kembali pikiran Anda. Saat Anda membiasakannya, Anda pun akan memiliki kekuatan lebih banyak untuk membuat keputusan dengan tepat khususnya dalam hal pengasuhan.

2. Cari tahu penyebab kekesalan Anda

Saat Anda merasa kesal, cobalah untuk mencari tahu terlebih dahulu penyebab dari kekesalan Anda alih-alih bertindak tak terkendali. Kira-kira, apakah kekesalan Anda muncul karena seseorang telah menyakiti Anda secara fisik? Atau, disebabkan karena orang-orang yang Anda percayai telah mengecewakan dan melanggar salah satu nilai yang Anda junjung?

Usahakanlah untuk selalu mencari tahu penyebab dari rasa frustasi Anda sebelum menindaklanjutinya. Dengan begini, Anda akan menjadi jauh lebih tenang dan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dan diperlukan untuk menemukan solusi terbaik dari masalah yang sedang Anda alami.

3. Jangan berusaha keras untuk membuktikan kesalahan anak

Bukan tugas Anda untuk membuktikan bahwa seseorang salah. Jadi, saat ada anggota keluarga Anda misalnya anak-anak melakukan kesalahan, cobalah untuk bersikap sewajarnya tanpa bersikeras membuktikan bahwa mereka salah.

Jika Anda memiliki keinginan untuk menunjukkan kepada diri anak atau orang lain bahwa mereka salah, itu hanya akan menjadi cuitan dari ego Anda.

Tentu saja, adalah tanggung jawab Anda sebagai orang tua untuk mendidik anak-anak Anda supaya bisa membedakan mana hal yang benar dan mana yang salah. Namun, pada akhirnya, Anda tetap tidak dapat mengontrol pilihan yang anak buat dan Anda harus membiarkan mereka belajar dari konsekuensi atas kesalahan yang telah dilakukan. Oleh sebab itu, jangan sampai kesalahan yang anak buat menjadikan Anda bereaksi berlebihan mengingat anak juga perlu belajar dari kesalahan untuk bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik.

4. Carilah solusi daripada mencoba membuat diri merasa lebih baik

Tak jarang, kemarahan dijadikan sebagai metode untuk membuat diri merasa lebih baik atau lega ketika masalah datang. Dengan marah-marah, segala hal yang membebani pikiran bisa terluapkan dengan mudah.

Namun, daripada meneriaki anak-anak Anda ketika mereka membuat kegaduhan, cobalah untuk menemukan solusi damai. Karena, hasilnya akan jauh lebih baik dan tidak akan menguras energi serta waktu Anda secara negatif dibandingkan Anda memilih kemarahan sebagai jalur penyelesaian masalah yang anak lakukan.

5. Pelajari dan praktikkan teknik relaksasi

Semakin tenang Anda sebagai orang tua, maka semakin kecil kemungkinan bagi Anda untuk marah kepada anak-anak Anda.

Nah, untuk meningkatkan ketenangan dalam diri Anda, cobalah untuk mempelajari dan mempraktikkan berbagai teknik relaksasi. Ini sangat berguna untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada Anda agar bisa menjadi pribadi yang santai dan tidak bertindak secara impulsif.

Dikutip dari SehatQ, ada 5 teknik relaksasi yang bisa Anda pelajari dan praktikkan untuk menenangkan hati serta pikiran yaitu Latihan Pernapasan Dalam (Deep Breathing), Relaksasi Otot Progresif (Progressive Muscle Relaxation), Meditasi, Kompres Hangat, dan Visualisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ana Risma

Terbaru
TERPOPULER