5 Penyakit yang Kerap Terjadi Pada Anak-Anak

Reporter: Helvana Yulian
Minggu, 19 September 2021 | 09:10 WIB
5 Penyakit yang Kerap Terjadi Pada Anak-Anak

MOMSMONEY.ID - Sistem kekebalan tubuh anak belum sekuat orang dewasa sehingga membuatnya rentan mengalami penyakit infeksi. Kebersihan anak juga berpengaruh pada kesehatannya.  

Jenis penyakit infeksi bisa disebabkan oleh virus dan bakteri yang ada di sekitar anak. Berikut ini beberapa penyakit infeksi pada anak yang sering terjadi. Dirangkum dari beberapa sumber World Health Organization (WHO) dan Healthline, berikut penjelasan seputar penyakit infeksi pada anak yang perlu diperhatikan dan orang tua harus tahu. 

Baca Juga: 5 Tanaman Herbal yang Bisa Menyembuhkan Penyakit Cacar Air

1. Campak

Campak merupakan jenis penyakit kulit pada anak yang disebabkan oleh virus. Pada kasus yang jarang terjadi, penyakit campak dapat mengakibatkan komplikasi serius pada anak-anak, seperti pneumonia. 

Sebagai langkah pencegahan, pastikan anak telah menjalani vaksinasi campak. Pemberian vaksin campak pada anak-anak dapat meminimalkan risiko terkena penyakit ini.  

2. Radang tenggorokan

Jika anak mengidap radang tenggorokan, ia cenderung sulit untuk menelan, sehingga akan rewel saat hendak makan. Gejala lainnya adalah tenggorokan terasa kering dan gatal, sakit kepala, badan terasa lelah, dan nyeri otot. 

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri. Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, minum banyak air, dan berkumur air garam adalah cara yang bisa ibu lakukan untuk membantu mengurangi gejala radang tenggorokan pada anak. 

3. Cacingan

Jika anak Anda sering menggaruk bokongnya, mungkin sedang mengalami cacingan. Anak rentan sekali mengalami cacingan karena memang lebih sering bermain di luar ruangan. Belum lagi kesadaran anak untuk menjaga kebersihan masih kurang.  

Hal ini memungkinkan cacing atau telur cacing yang menempel di tanah atau di air bisa masuk ke dalam tubuh anak dan kemudian berkembang biak di usus. 

4. Demam

Demam merupakan gejala penyakit yang sering dialami anak. Ini karena seiring pertumbuhannya, demam adalah respon alami tubuh terhadap perubahan yang terjadi pada tubuh anak. Anak dikatakan demam jika suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat celsius. 

Ibu bisa mengatasi demam yang dialami anak dengan mengompres air hangat, memberikan asupan makanan dan minuman yang banyak, menutupi seluruh tubuhnya (misalnya dengan selimut), dan memandikannya dengan air hangat. 

Sesuai anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia, ibu baru bisa memberikan obat penurun panas jika suhu tubuhnya sudah mencapai 38 derajat celsius. 

Baca Juga: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan Cerebral Palsy pada Anak

5. Cacar air

Cacar air merupakan penyakit infeksi pada anak yang disebabkan oleh virus. Gejala pertama yang muncul biasanya berupa bintik-bintik merah kecil di tubuh anak, diikuti dengan demam dan badan lemas. 

Cara buat pistolenyakit ini bisa menular dari seorang anak ke anak lainnya, melalui kontak langsung dengan bintik-bintik cacar air, bersin, maupun batuk. 

Oleh karena itu, jika anak mengalami cacar air, sebaiknya istirahat di rumah saja agar tidak menularkan ke teman-temannya atau orang sekitarnya. Penularan cacar air mungkin tidak langsung terlihat. Biasanya, cacar air akan menular pada anak yang belum pernah terkena penyakit ini. 

Jangan panik bila anak Anda mengalami salah satu dari jenis penyakit pada anak di atas. Jika bingung atau ragu dalam menghadapinya, periksakan anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Selanjutnya: 4 Tips Mengatasi Sibling Rivalry atau Anak Suka Bertengkar

Editor: Helvana Yulian
Terbaru