CLOSE [X]
ads

5 Penyakit Paru-Paru Yang Rentan Terjadi Pada Lansia

Reporter: Helvana Yulian
Selasa, 16 November 2021 | 15:03 WIB
5 Penyakit Paru-Paru Yang Rentan Terjadi Pada Lansia

ILUSTRASI. 5 Penyakit Paru-Paru Yang Rentan Trjadi Pada Lansia


MOMSMONEY.ID - Penyakit paru-paru merupakan beberapa kondisi medis yang paling umum di dunia. Banyak orang yang mengalami penyakit paru-paru. Umumnya penyakit paru-paru dipicu oleh kebiasaan merokok, infeksi, polusi udara, dan genetik, dilansir dari Medical News Today.

Penuaan berpengaruh pada beberapa perubahan struktural dalam sistem pernapasan. Hal tersebut mengakibatkan lansia rentan terhadap penyakit paru.

Gejala penyakit paru yang umum dialami lansia yaitu batuk dan dispnea, dan itu memerlukan pendekatan bertahap untuk diagnosis kondisi dasarnya. 

Dirangkum dari Everyday Health dan Sleep Education, berikut ini beberapa penyakit paru yang rentan dialami oleh lansia dan perlu diwaspadai.

Baca Juga: Manfaat Daun Pandan yang Jarang Diketahui

1. Asma

Asma merupakan kondisi pernapasan kronis yang menyebabkan tubuh kesulitan bernapas karena adanya peradangan pada saluran udara.

Gejala asma meliputi batuk kering, mengi, sesak dada, dan sesak napas. Sedangkan beberapa hal yang bisa memicu serangan asma di antaranya adalah reaksi alergi, infeksi, dan polusi udara. 

2. Hipertensi paru

Kondisi yang mengancam jiwa ini mempengaruhi arteri pulmonalis dan menyebabkan tekanan darah tinggi. Ada kemungkinan hipertensi paru disebabkan oleh genetik. Namun, mungkin juga akibat pembekuan darah, gagal jantung kongestif, sleep apnea, dan penyakit lainnya. 

Meskipun gejalanya tidak langsung terasa, tapi gejala akan memburuk seiring bertambah usia. Jika gejala muncul, maka berupa sesak napas saat beraktivitas, nyeri dada, kelelahan, dan pembengkakan pada pergelangan kaki. 

3. Emfisema

Penyakit paru ini umumnya disebabkan oleh kebiasaan merokok. Emfisema adalah penyakit berbahaya yang mempengaruhi saluran udara dan kantung udara (alveoli) di paru-paru. Hal tersebut membuat pernapasan jadi sulit. 

Bisa dibilang emfisema merupakan bentuk PPOK yang terjadi secara progresif ketika alveoli tidak dapat memperbaiki diri dari paparan kontaminasi.

Baca Juga: Manfaat Daun Pandan yang Jarang Diketahui

4. Kanker paru-paru

Penyakit paru ini juga sulit dideteksi. Biasanya masalah dimulai di area paru-paru mana pun ketika mutasi DNA menyebabkan sel-sel yang tidak beraturan, berkembang biak secara tidak terkendali.

Gejalanya bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk berkembang. Jika gejala muncul maka berupa batuk kronis, mengi, perubahan suara, dan batuk darah. Penyakit paru ini disebabkan merokok dan asap rokok, paparan asbes, knalpot diesel, radon, radiasi, dan kontaminan udara lainnya. 

5. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Ini merupakan istilah umum yang mencakup beberapa penyakit pernapasan yang menyebabkan sesak napas atau ketidakmampuan paru-paru mengeluarkan napas secara normal.

Gejala yang biasanya terjadi yaitu sesak napas dan batuk berdahak disertai lendir. Biasanya, gejala akan terasa sangat parah di pagi hari.

PPOK dapat sulit diidentifikasi pada beberapa orang, karena gejalanya sering terkaburkan dengan tanda penuaan tubuh. 

Itulah beberapa penyakit paru-paru yang perlu kamu waspadai. Pada dasarnya berhenti merokok dan mengurangi paparan polusi udara adalah upaya untuk menjaga kesehatan paru-paru. 

Selanjutnya: Konsumsi Bayam Merah untuk Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Gigi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Helvana Yulian

Terbaru
TOPIK TERPOPULER