ads

5 Hari Berturut-Turut IHSG Menguat tersokong Fundamental Dalam Negeri

Reporter: Danielisa Putriadita
Jumat, 05 Agustus 2022 | 17:53 WIB
5 Hari Berturut-Turut IHSG Menguat tersokong Fundamental Dalam Negeri

ILUSTRASI.


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat hingga akhir perdagangan pekan ini, melengkapi penguatan dalam lima hari perdagangan berturut-turut sejak awal pekan. Jumat (5/8), IHSG menguat 0,39% atau 27,31 poin ke 7.084 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan delapan indeks sektoral. Sektor transportasi dan logistik melonjak 2,42%. Sektor infrastruktur melesat 1,01%. Sektor barang baku menguat 0,78%. Sektor barang konsumsi nonprimer menguat 0,56%. Sektor keuangan menanjak 0,44%. Sektor properti dan real estat naik 0,22%. Sektor energi menguat 0,09%. Sektor barang konsumsi primer menguat 0,06%

Tiga sektor berakhir di zona merah di perdagangan terakhir pekan ini. Sektor perindustrian terjun 1,21%. Sektor teknologi tergerus 0,63%. Sektor kesehatan melemah 0,53%.

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

PT Indika Energy Tbk (INDY) 5,32%
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) 4,81%
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 3,12%

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat pada Perdagangan Jumat (5/8), Tembus 7.068
Top losers LQ45 terdiri dari:

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) -4,22%
PT United Tractors Tbk (UNTR) -2,11%
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) -1,98%

Total volume transaksi bursa mencapai 23,71 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13,65 triliun. Sebanyak 275 saham menguat. ADa 237 saham yang turun harga dan 171 saham flat.

Kenaikan IHSG hari ini menjadikan akumulasi penguatan indeks sepekan menjadi 1,92%. DAlam sebulan, IHSG tercatat menguat 5,11%.

Dennies Christopher Jordan Analis Artha Sekuritas mengatakan dalam riset Jumat (5/8), IHSG ditutup menguat setelah data pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2022 tumbuh di atas ekspektasi pasar, yakni di level 5,44%. 

Di sisi lain, data cadangan devisa juga tercatat cukup kuat. "Pergerakan IHSG juga didorong oleh musim rilis laporan kinerja emiten per semester I-2022," kata Dennies. 

Secara teknikal, Dennies menganalisis candlestick membentuk higher high dan hinger low. Ini mengindikasikan potensi penguatan bagi pergerakan IHSG di awal pekan (8/8). 

Di sisi lain investor akan mencermati beberapa rilis data ekonomi dari China di awal pekan ini. Dennies memproyeksikan rentang IHSG di 7.028-7.118. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Danielisa Putriadita

Terbaru
TERPOPULER
TOPIK TERPOPULER